Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Deteksi  Penyebabnya

Asisten II Setda Berau, H Syamsul Abidin, membuka Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Berau Tahun 2020, di ruang rapat Sangalaki, Kamis (26/11/2020). (foto Rita Amelia/Niaga.Asia)

TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA – Meskipun angka kemiskinan di Berau menurun, namun tidak bisa dijadikan kepuasan. Bahkan, melihat masih adanya kemiskinan, Pemkab Berau menggelar rapat koordinasi (Rakor) percepatan penanggulangan kemiskinan.

Rakor ini mendeteksi  apa saja yang menyebabkan terjadinya kemiskinan.

“Rakor ini hendaknya dapat menemukan titik penyebab kemiskinan yang saling berkaitan, mulai dari tingkat dunia hingga tingkat daerah. Sehingga akan menjadi evaluasi terhadap percepatan penanggulangan kemiskinan, yang nantinya diharapkan dapat diberikan gambaran kepada masyarakat,” terang Plt Asisten II Setda Berau, H Syamsul Abidin, membacakan sambutan dan arahan Pjs Bupati Berau.

Dalam menghadapi permasalahan saat ini, dikatakannya perlu melakukan langkah – langkah efesiensi, untuk meningkatkan program kegiatan dengan mengedepankan aset manfaat dan tepat sasaran.

Terlebih untuk kondisi perekonomian selama pandemi COVID-19 yang melemah, tetap harus menjadi semangat kerja dan meningkatkan kinerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan secara umum capaian yang nyata tergambar dari angka kemiskinan di Kabupaten Berau, menunjukkan kecenderungan menurun dalam kurun waktu 2017-2019.

Dimana untuk tahun 2017 tercatat sebesar 5,41 %, tahun 2018 turun menjadi 5,04 % dan kemudian mengalami pelambatan penurunan. Sedangkan untuk tahun 2019, angka kemiskinan di Berau masih sama dengan tahun sebelumnya yakni bertahan di 5,04%. (mel/ADV)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *