Rapat Pleno KPU Samarinda Rekapitulasi dan Penetapan Penghitungan Suara Pilkada 2020, saat ini masih berlangsung di Hotel Senyiur, Rabu (16/12/2020). (Foto Istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Penghitungan Suara Tingkat Kota Samarinda di Pilkada Samarinda yang saat ini digelar KPU Kota Samarinda dilaksanakan dalam kemungkinan komisioner KPU Kota Samarinda positif COVID-19, setelah sehari sebelumnya Sekretaris KPU Kota Samarinda, Uni Eka Erawati terkonfirmasi hasil swab-nya positif COVID-19.

“Wajar kami minta rapat pleno ini ditunda karena ketua KPU (Firman Hidayat) dan komisioner lainnya tak bisa menunjukkan hasil swab mereka negatif, padahal sehari-hari kontak erat dengan Uni Eka Erawati,” kata Mursyid Abdulrasyid, saksi dari Paslon No 3 (Zairin-Sarwono) di dalam rapat pleno KPU yang dilaksanakan di Hotel Senyiur Samarinda saat ini.

Menurut Mursyid, keselamatan dan keamanan, serta kesehatan jauh lebih penting untuk diprioritaskan daripada rapat pleno.

“Siapa yang bertanggungjawab kalau dari rapat pleno ini nanti ada klaster baru COVID-19,” kata Mursyid lagi.

Sementara Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat bersikeras bahwa tak menjawab apakah dirinya dan koleganya apakah sudah melakukan tes swab atau belum, termasuk hasil tes swabnya.

“Di Peraturan KPU (PKPU) khususnya PKPU Nomor 19  Tahun 2020 tidak menyebut untuk menunjukkan hasil tes swab selama rapat pleno,” ujarnya.

Peserta Rapat Pleno KPU Samarinda Rekapitulasi dan Penetapan Penghitungan Suara Pilkada 2020, saat ini masih berlangsung di Hotel Senyiur, Rabu (16/12/2020). (Foto Istimewa)

Sebagaimana diberitakan Niaga.Asia sebelumnya, Sekretaris KPU Kota Samarinda Uni Eka Wirawati, diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, dan kini menjalani isolasi mandiri.

Semua staf dan komisioner, ikut menjalani uji swab dan kini tengah menunggu hasil laboratorium PCR.

Keterangan diperoleh Niaga Asia, kabar Uni Eka Wirawati positif Corona, diketahui Selasa (15/12) kemarin, atau hampir sepekan usai pemungutan suara Pilkada Samarinda, Rabu (9/12) lalu.

“Iya, memang benar (Sekretaris KPU Kota Samarinda Uni Eka Wirawati positif Covid-19). Baru saja diketahui hasilnya kemarin, sudah dari hasil swab,” kata Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat, dihubungi Niaga Asia, Rabu (16/12) pagi.

Dengan begitu, KPU pun gerak cepat, dengan melakukan pengambilan swab komisioner berikut staf, untuk diperiksakan di laboratorium PCR.

Upaya itu sendiri sebagai tracing kontak terhadap Uni Eka Wirawati.

“Iya, staf dan komisioner sudah semua di-swab. Kalau hasilnya masih menunggu,” sebut Firman.

Firman menerangkan, sejauh dia ketahui, tidak ada riwayat perjalanan Sekretaris KPU ke luar kota Samarinda. “Tidak ada riwayat perjalanan. Iya begitu (hanya beraktivitas di Samarinda saja),” ungkap Firman.

Meski demikian, lanjut Firman, Sekretaris KPU Samarinda Uni Eka Wirawati tidak sampai menjalani perawatan di rumah sakit.

“Iya (Uni Eka Wirawati) menjalani isolasi mandiri,” pungkas Firman.

Untuk diketahui, per Selasa (15/12) kemarin, Dinkes Kota Samarinda melaporkan 6.313 kasus positif Covid-19, setelah bertambah 23 kasus baru di Samarinda.

Dari angka itu, pasien sembuh 5.781 orang setelah bertambah 45 orang. Dimana, 204 meninggal dunia. Dengan demikian, pasien berstatus perawatan Covid-19 ada 328 kasus. (001/006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *