
JAKARTA.NIAGA.ASIA – Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Dedi Prasetyo, mengatakan, Polri terus memperkuat transformasi pelayanan publik untuk menjawab tuntutan masyarakat akan kinerja yang cepat, adil, dan transparan. Sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, seluruh unit pelayanan SPKT di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda harus direvitalisasi secara menyeluruh.
“Salah satunya yaitu revitalisasi dilakukan dengan mengaktifkan kembali peran Pamapta sebagai sistem komando terintegrasi yang bertanggung jawab merespons laporan masyarakat secara cepat,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo, pada penutupan Rapim Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).
Lebih lanjut, Dedi menuturkan, peningkatan pelayanan publik merupakan prioritas utama Polri dalam mewujudkan lembaga kepolisian yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
Dedi pun mengutip pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, kinerja Polri dalam sejumlah aspek utama menunjukkan tren positif. Penilaian tersebut mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan publik.
“Alhamdulillah kabar baiknya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri kembali meroket,” kata Dedi.
Dedi juga mengungkapkan, dalam Rapim Polri 2026, sejumlah menteri yang hadir memberikan apresiasi terkait tugas kepolisian yang telah dilaksanakan.
“Ketika berbicara tentang menyukseskan rencana kerja pemerintah 2026, semua menteri menyampaikan kenapa Rapim Polri 2026 ini kita selenggarakan. Itu direktif langsung dari Bapak Presiden untuk menjalankan rencana kerja pemerintah 2026,” ucapnya.
Dalam Rapim tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapan untuk mengamankan, mendukung, dan menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026.
Sumber: Divisi Humas Polri | Editor: Intoniswan
Tag: Polri