Razia Gabungan di Rutan Sempaja, Petugas Sita Sendok Hingga Pipa Besi

Kepala Keamanan Rutan Kelas IIA Sempaja Samarinda Gilang Wisnu Wardana dan tim gabungan saat menunjukkan barang terlarang yang disita dari dalam blok Rutan, Rabu (7/4) malam. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Tim gabungan Rutan Kelas IIA Sempaja Samarinda, Polri dan TNI, Rabu (7/4) malam, menggeledah kamar hunian warga binaan Rutan. Sekitar satu jam penggeledahan, petugas menyita barang-barang terlarang mulai kabel, sendok, hingga pipa besi.

Pantauan Niaga Asia di lokasi, usai apel, petugas memulai razia pukul 20.05 WITA. Hingga satu jam kemudian, petugas selesai dan membawa karung plastik berisi barang sitaan dari blok penjara.

Ada pun 54 kamar hunian yang digeledah diantaranya ada di Blok B bawah, Blok A atas, Blok B atas dan Blok A bawah. Ditemukan barang-barang terlarang seperti 20 handphone, sendok, kabel, stop kontak, kipas angin, palu, 23 charger, pipa besi, korek api, gunting, pisau dan cutter.

“Kami lakukan razia blok sel gabungan, bersinergi Polri dan TNI,” kata Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIA Samarinda Gilang Wisnu Wardana, dalam penjelasan kepada wartawan usai razia, Rabu (7/4) malam.

Barang sitaan disita dari 54 kamar yang digeledah (Foto : Niaga Asia)

Gilang menerangkan, dalam razia kali ini, petugas masih menemukan handphone, dan sejumlah barang terlarang seperti senjata tajam, sendok dan kabel.

“Dimana barang-barang terlarang itu ada di dalam Rutan,” ujar Gilang, seraya menambahkan dia mewakili Kepala Rutan Alanta Imanuel Ketaren, yang sedang Diklat Konsultasi Teknis yang digelar Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM di Jakarta.

“Kegiatan ini dilaksanakan memperingati Hari Jadi Pemasyarakatan ke-57, ada edaran bahwa serentak dilakukan kegiatan razia bersama, dengan aparat penegak hukum yang lain, serentak di seluruh Indonesia,” terang Gilang.

Barang-barang ini masuk barang yang dilarang masuk Rutan (Foto : Niaga Asia)

Ditanya soal barang-barang terlarang itu masih lolos ke dalam Rutan, dan ditemukan petugas saat razia, Gilang pun merespons.

“Jelas, kami akan terus lakukan razia rutin, lebih perketat lagi pemeriksaan barang titipan. Kita tugaskan petugas, untuk terapkan SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk melakukan penggeledahan,” tegas Gilang.

Dalam razia kali ini, melibatkan 65 petugas Rutan, bersama 2 orang perwakilan Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur, 10 personil Polsek Sungai Pinang, serta 3 personil Koramil Samarinda Utara.

“Per saat ini, ada 1.077 warga binaan di dalam Rutan. Di luar kegiatam malam ini, kami juga rutin melakukan razia barang-barang terlarang di dalam Rutan, minimal 4 kali dalam sebulan,” tutup Gilang.

 

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *