TARAKAN.NIAGA.ASIA-Revitalisasi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan yang dimulai sejak tiga tahun lalu,  sekarang sudah hampir selesai. Revitalisasi juga akan dilakukan pada Pelabuhan Tengkayu II (Pelabuhan Perikanan), setelah kewenangannya diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

“Tahun ini dialokasikan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk beberapa kegiatan di pelabuhan yang berada di ujung Jl Gajahmada Tarakan tersebut,” ungkap Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie, Rabu (19/2/2020). “Tidak bisa langsung sekaligus, revitalisasi Pelabuhan Tengkayu II akan dilakukan secara bertahap. Hal ini karena menyesuaikan kemampuan anggaran,” sambungnya.

Dikatakan, untuk kegiatan tahun 2020, Pemprov Kaltara mendapat dukungan anggaran dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), besarnya Rp 6 miliar. Kemudian dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) juga kita alokasikan Rp 2 miliar.

“Sesuai laporan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara yang mengelola Pelabuhan Tengkayu II, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan melalui anggaran tersebut,” kata gubernur.

Pekerjaan yang akan dilaksanakan antara lain, pembenahan fender dermaga, railing, lantai parkir kontainer, dan lainnya. Termasuk tempat pelelangan ikan yang ada, serta Pabrik Es Batu di areal pelabuhan tersebut.

“Saya  berharap, dengan pembenahan tersebut maka fungsi Pelabuhan Tengkayu II sebagai pelabuhan perikanan di Kaltara dapat lebih dimaksimalkan,” ungkap gubernur seraya menambahkan, di samping untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang beaktivitas di pelabuhan ini.Revitalisasi juga berujung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi bea masuk pelabuhan dan lainnya. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *