Akhmed Reza Fachlevi bersama konstituennya saat reses. (Foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Anggota DPRD Provinsi Kaltim mulai menyerap aspirasi masyarakat atau reses di Dapil masing-masing, mulai 12-18 februari 2020. Anggota Fraksi Gerindra Dapil IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi membuka reses perdananya di Handil Terusan, Kabupaten Kukar.

Dalam kunjungan reses itu, Reza menyoroti beberapa aspek yang menjadi skala prioritas perjuangannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur, hingga kesehatan serta sektor perikanan.

“Dari diskusi dengan masyarakat, tentu banyak aspirasi yang akan saya perjuangkan pada rapat dewan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, mutu sumber daya manusia, ketersediaan tenaga maupun fasilitas kesehatan, serta alat-alat yang akan dipakai oleh nelayan. Kita berusaha agar pembangunan lebih merata terutama daerah pesisir,” kata Reza dihubungi, Jumat (14/2).

Kemudian, Reza juga menyerap aspirasi masyarakat di kampung halamannya, Handil 9 Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa. Di wilayah itu, dia banyak menerima aspirasi masyarakat yang meminta pemerataan pembangunan, terutama untuk wilayah pesisir Kukar.

Selain itu, warga juga minta peningkatan aksebilitas jalan dan pembangunan drainase, serta bantuan untuk kelompok nelayan, kelompok tani.

“Pembangunan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, rumah ibadah serta adanya pengembangan dan pemberdayaan dalam peningkatan SDM untuk warga. Seluruh aspirasi masyarakat tersebut saya tampung, dan selanjutnya akan kami sampaikan di rapat Paripurna, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasikan dengan anggaran perubahan serta anggaran murni tahun depan,” ungkap Reza.

Selanjutnya, dia juga mendengar dan menyerap aspirasi warga Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar. Di sana, bertemu kalangan masyarakat mulai petani, guru, buruh dan berbagai kalangan lainnya.

“InsyaAllah semua aspirasi masyarakat yang belum terakomodir oleh pemerintah daerah. Baik tingkat kabupaten atau provinsi, akan saya perjuangkan pada rapat dewan untuk kemajuan daerah pesisir. Sebagai putra daerah, tentunya sudah kewajiban untuk membangun daerah sendiri,” pungkasnya. (009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *