
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Sebanyak 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Aulia Rahman Basri pada Jumat sore (6/2/2026) pukul 16.55 WITA di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.
Pelantikan ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta pejabat fungsional. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Sekda Kukar Sunggono Kasnu, seluruh pimpinan perangkat daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Rangkaian acara pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara sumpah, serta pembacaan dan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pejabat yang baru saja dilantik sebagai bentuk komitmen terhadap integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam sebuah organisasi pemerintahan.
Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari peremajaan organisasi untuk menciptakan penyegaran dan meningkatkan akselerasi pelaksanaan program kerja di masing-masing perangkat daerah.
“Rotasi dan mutasi itu sesuatu yang biasa dilakukan dalam organisasi pemerintahan. Tujuannya untuk penyegaran, mempercepat pelaksanaan kegiatan di organisasi perangkat daerah,” ujarnya.
Aulia menekankan bahwa tidak ada satu pun jabatan yang dianggap tidak penting. Seluruh posisi memiliki peran, tanggung jawab, dan kewenangan yang sama strategis sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban masing-masing pejabat.
“Semua jabatan itu penting. Kita semua adalah pelayan masyarakat yang diberikan kepercayaan menjalankan Pemerintahan Kabupaten Kukar. Harapan masyarakat kepada kita sangat besar,” tegasnya.
Ia juga berharap pelantikan ini mampu menumbuhkan semangat dan energi baru bagi para pejabat yang dilantik, sehingga kinerja birokrasi dapat terus meningkat dan terhindar dari zona nyaman akibat terlalu lama berada di satu posisi.
“Dengan semangat baru ini, saya berharap teman-teman bisa ter-charge energinya dan meningkatkan kinerja. Jika terlalu lama berada di satu tempat, bisa muncul zona nyaman yang berdampak pada menurunnya semangat dan produktivitas kerja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan ini diharapkan mampu mendukung optimalisasi pelaksanaan visi misi pembangunan daerah, khususnya program Kukar Idaman Terbaik untuk periode 2025–2030 agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Adapun 10 pejabat pimpinan tinggi pratama yang mengalami rotasi dan mutasi jabatan, di antaranya:
1. Martina Yulianti yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD AM Parikesit, kini dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kukar.
2. Heriansyah yang sebelumnya menjabat Inspektur Inspektorat Daerah Kukar, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
3. Ridha Darmawan yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kukar, dilantik menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar.
4. Rinda Desianti yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, kini menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar.
5. Bahari Jokosusilo yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, kini dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kukar.
6. Maman Setiawan yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kukar, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar.
7. Muhammad Taufik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, kini menjabat Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar.
8. Thauhid Afrilian Noor yang sebelumnya menjabat Kepala Disdikbud Kukar, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kukar.
9. Akhmad Taufik Hidayat yang sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kukar, kembali dilantik pada jabatan yang sama.
10. Suktojo yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar, kembali dipercaya pada jabatan yang sama.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Pemkab Kukar