Berbagi takjil di kampung Bali Kukar (foto : Niaga Asia)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Kerukunan antarumat beragama begitu tergambar di Desa Kertabuana, Tenggarong Seberang. Umat Hindu bersama komunitas muslim desa setempat, ramai-ramai berbagi takjil kepada pengguna jalan.

Desa Kertabuana, juga kerap disebut Kampung Bali. Tercatat, ada sekitar 300 kepala keluarga bermukim di desa itu, umumnya beragama Hindu. Dominan, mereka warga transmigran asal provinsi Bali.

Banyak pura di kampung itu. Pun demikian, terdapat masjid hingga gereja. Mereka selalu hidup rukun, dan saling menghormati. Bahkan, dalam tiap perayaan kebesaran keagamaan pun, mereka saling gotong royong.

Pun demikian saat Ramadan. Warga Hindu bersama komunitas muslim setempat, menggagas bagi-bagi takjil. Seratus takjil yang disiapkan bersumber sumbangan dari warga desa, dan mulai dibagikan mulai pukul 16.45 WITA sore.

“Di Kampung Bali ini, kami ingin menunjukkan, kerukunan umat beragama di kampung ini, diantaranya dengan cara berbagi takjil ke saudara muslim,” kata salah satu tokoh masyarakat Hindu, I Dewa Gede Karang, di lokasi jalan poros Tenggarong Seberang-Ssbulu, Sabtu (11/5).

Kegiatan berbagi takjil tidak hanya sekadar berbagi takjil. Warga, juga bersama aparat Polsek Tenggarong Seberang, juga mengingatkan pengguna jalan pentingnya keselamatan berkendara.

“Benar. Kita ingin berbagi dengan sesama, juga kami selingi dengan sosialisasi keselamatan di jalan,” ujar Gede Karang, yang juga petugas Bhabinkamtibmas berpangkat Aiptu, dari Polsek Tenggarong Seberang itu.

Di Desa Kertabuana, juga terdiri dari berbagai suku. Warga pun mengapresiasi berbagi takjil itu, sebagai hentuk keharmonisan warga desa. “Kami di sini hidup berdampingan sangat rukun. Gotong royong, selalu kami kedepankan. Besok, kami juga bagikan takjil ke 18 desa serentak. Karena kita adalah Indonesia,” sebut Gede. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *