Rutan Samarinda Apel Hari Pahlawan, Kerinduan yang Terbayar Lunas

Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren menjadi inspektur upacara Hari Pahlawan di lingkungan Rutan Samarinda, Rabu (10/11) pagi (Foto : HO/Rutan Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Rutan Kelas II Samarinda menggelar upacara memperingati Hari Pahlawan 10 November. Kali ini terbilang istimewa karena tidak lagi dilakukan secara virtual. Bagi petugas Rutan, upacara tatap muka langsung di lapangan terbuka adalah kerinduan yang terbayar lunas.

Meski digelar di lapangan dalam area Rutan, selain diikuti pegawai Rutan, upacara Hari Pahlawan itu tentu melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan. Suasana khidmat mengalir sepanjang jalanya upacara.

Bagi petugas Rutan, upacara pagi yang dihadiri banyak orang secara langsung menjadi momen berharga sekaligus menyegarkan. Seperti yang dialami Aan, salah satu Komandan Regu Jaga Rutan Kelas IIA Samarinda, di mana sebelumnya dia menjalani tugas piket pada Selasa (9/11) malam.

“Rasa ngantuk dan lelah semalam setelah piket hilang mas. Saya rindu sama upacara langsung seperti ini. Bosan upacara virtual terus,” kata Aan, dikutip Niaga Asia, Rabu (10/11).

Peringatan upacara Hari Pahlawan tahun ini sendiri di Rutan Samarinda, mengangkat tema ‘Jadilah Pahkawan Masa Kini yang Memiliki Kepedulian Terhadap Sesama’.

Warga binaan pemasyarakatan Rutan mengikuti upacara tetap menjaga protokol kesehatan seperti mengenakan masker (Foto : HO/Rutan Samarinda)

Meski masih di situasi pandemi COVID-19, upacara langsung di lapangan terbuka menjadi angin segar untuk kondisi Indonesia yang lebih sehat dan kuat.

“Senang rasanya bisa kembali upacara di lapangan terbuka sekarang ini. Saya yakin ini sebagai satu langkah maju negeri kita kembali sehat dan kuat,” kata Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren.

Dalam kesempatan itu, Alanta juga meminta kepada semua jajaran serta WBP untuk tidak pernah lelah untuk terus peduli terhadap orang di sekitarnya.

“Karena kepedulian yang hidup dan berkembang di lingkungan kita menjadi jalan, untuk kita dapat tetap sehat dan kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” demikian Alanta.

Sumber : Rutan Samarinda | Editor : Saud Rosadi

 

Tag: