Debora Kristiani (tengah) bersama perwakilan perusahaan di sela-sela pelatihan penanaman jahe kepada beberapa kelompok budidaya tanaman obat keluarga (toga), dan petani yang ada di sekitaran Kelurahan Guntung, Kamis (2/5) lalu. (foto : istimewa)

BONTANG.NIAGA.ASIA – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang memberikan pelatihan penanaman jahe kepada beberapa kelompok budidaya tanaman obat keluarga (toga) dan petani yang ada di sekitaran Kelurahan Guntung, Kamis (2/5) lalu. Bertempat di sekretariat Kelompok Toga Herbal Enggang Guntung, Pelatihan ini dilaksanakan DKP3 bersinergi dengan Pupuk Kaltim.

Kepala Seksi Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan DKP3, Debora Kristiani mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk membantu para petani jahe yang selama ini mengalami kesulitan dalam melakukan penanaman. Sejauh ini kata dia, para petani sering mengeluhkan jahe yang mereka tanam selalu gagal panen.

“Sejauh ini mereka (kelompok budidaya) mampu dalam hal mengolah jahe tersebut menjadi aneka produk. Namun belum bisa memproduksi sendiri bahan bakunya,” kata Debora.

Debora menerangkan, dengan adanya pelatihan itu, petani dan kelompok budidaya di Guntung ini bisa lebih mandiri dalam hal memproduksi jahe sebagai bahan bakunya. Namun demikian, Debora tetap berpesan kepada peserta pelatihan, untuk memiliki kesabaran dalam menanam jahe ini. Pasalnya, masa panen jahe lebih panjang dibandingkan dengan sayur-sayuran.

“Ada tiga jenis jahe yang kita tanam. Jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *