aa

aa
Ahmad Dony Evriadi

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Banjir yang menerjang Ibu Kota Provinsi Kaltim, Samarinda, sejak empat hari terakhir, dipastikan titak menganggu distribusi bahan pokok masyarakat di Kutai Timur. Demikian diungkapkan Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disprindag Kutai Timur Ahmad Dony Evriadi.

Menurut Doni, stok sembako di gudang distributor saat dilakukan pemantauan sebelum Hari Raya Idul Fitri mampu bertahan hingga 6 bulan kedepan. Dengan demikian, bahan pokok kebutuhan masyarakat, seperti bawang merah, bawang putih, beras, gula hingga cabai, masih aman hingga menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Banjir di Samarinda tidak berdampak secara signifikan bagi bahan pokok di Kutim. Dipastikan stok sembako aman,” kata Dony saat dikonfirmasi media melalui telpon, Rabu (12/6).

Menurut Dony, hanya saja, bencana banjir Samarinda sedikit menghambat distribusi minyak, daging beku dan beras yang disalurkan oleh Bulog. Meski demikian, sore ini, dan paling lambat besok, barang sudah datang ke gudang di Pasar Induk Sangatta. Bahkan, untuk stok telur ayam, dipastikan aman lantaran telah masuk satu kontainer telur dari Sulawesi.

Untuk mendapatkan bahan pokok, Dony mengimbau, agar masyarakat berbelanja di tempat yang direkomendasikan oleh pemerintah. Seperti pasar Pasar Induk Sangatta yang merupakan gudang sembako. (hms15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *