Penumpang turun dari pesawat yang parkir di apron Bandara APT Pranoto Samarinda (foto : dok/Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berselimut awan mendung tebal sejak pagi tadi. Imbasnya, 13 penerbangan dari dan menuju ke Samarinda terdampak kondisi cuaca seperti itu.

Awan tebal, menjadikan operasional bandara terkendala, menyusul menurunnya jarak pandang hingga berada di bawah normal. Air Nav Indonesia, mengeluarkan Notice to Airmen Visibility Below Minimum (NOTAM VBM) bernomor C5939/19 NOTAMN).

“Hingga jam 1 siang tadi, ada 13 penerbangan terdampak,” kata Kasi Pelayanan dan Operasi Bandar Udara APT Pranoto Samarinda Ardian Rora, dalam penjelasan dia, Rabu (10/7).

Ketigabelas penerbangan itu adalah 5 penerbangan yang dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, 6 penerbangan delay serta 2 penerbangan yang baral mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda (AAP).

Ardian merinci, kelima penerbangan dialihkan ke Balikpapan itu adalah Garuda Indonesia GA580 dari Jakarta (CGK), Batik Air ID7281 dari Jakarta (HLP) Lion Air JT666 dari Surabaya (SUB), Susi Air SI8393 dari Long Apung serta Garuda Indonesia GA 582 dari Jakarta (CGK).

Sementara, 6 rute penerbangan yang terpaksa diundur dari Samarinda adalah Batik Air ID6647 tujuan Denpasar (DPS), Wings Air IW1485 tujuan Berau (BEJ), Garuda Indonesia GA581 tujuan Jakarta (CGK), Batik Air ID7280 tujuan Jakarta (HLP), Lion Air JT869 tujuan Yogyakarta (JOG) dan Garuda Indonesia GA583 tujuan Jakarta (CGK).

“Selain itu, 2 penerbangan yang batal tiba di Samarinda adalah NAM Air IN248 dari Banjarmasin (BDJ) serta pesawat carter dari Kutai Timur,” terang Ardian.

Lewat tengah hari tadi, Air Nav kembali mengeluarkan NOTAM pukul 14.30 WITA, cuaca di Bandara APT Pranoto, kembali membaik. “Dimulai dari Batik air dan Xpress Air dari Yogyakarta, sudah mendarat di Samarinda. Sekarang, operasional bandara kembali normal,” demikian Ardian. (006)

1 komentar “Samarinda Berselimut Awan Tebal, 13 Penerbangan Terdampak Menurunnya Jarak Pandang

  1. Saya berharap maskapai bijaksana dalam memasang harga jual tiket dari Kalimantan dan ke Kalimantan. Jika masih bisa lebih murah dan tidak merugi harga jual tiket bagusnya masih bisa turun. Masyarakat Samarinda tidak semua kaya. Semoga Bapak2 Pejabat dan instansi terkait membantu mengkomunikasikan untuk harga terbaik. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *