Satgas Penanganan COVID-19 Kukar Batasi Penyelenggaraan Resepsi

Ilustrasi. (Foto HO/Net)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membatasi penyelenggaraan resepsi baik yang diselenggarakan secara perorangan, oleh Event Organizer (EO), maupun Wedding Organizer (WO) di seluruh kecamatan dalam wilayah Kukar dan sebelum resepsi diselenggarakan harus memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu ke Satgas, selambat-lambatnya 7 hari sebelumnya.

Demikian antara lain tercantum dalam Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kukar  Nomor: P-004/DINKES/065.11/01/2021, tanggal 12 Januari 2021 yang ditandatangani Bupati Kukar Edi Damansyah selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kukar yang diterima Niaga.Asia, Selasa (26/1/2021).

Ditegaskan pula, surat pemberitahun penyelenggaraan resepsi harus dilengkapi rekmendasi dari kelurahan atau desa, sertifikat/surat izin EO, WO, atau susunan nama penanggung jawab penyelenggara resepsi yang diketahui oleh ketua rukun tetangga setempat, menyertakan denah tempat resepsi beserta ukuran tempat, dan surat pernyataan bersedia mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Penyelenggara resepsi, EO atau WO mempresebtasikan rencana kegiatan resepsi kepada Tim Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan COVID-19,” kata Edi.

Sedangkan waktu resepsi juga dibatasi, yakni pagi pukul 09.00 smpai dengan 12 Wita, siang antara pukul 13.00 – 16.00 Wita, dan malam pukul 19.00 – 22 Wita.

“Jeda waktu resepsi dipergunakan melakukan desinfektan terhadap seluruh sarana resepsi,” pungkasnya.

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kukar juga mencantumkan sanksi dalam surat edaran tersebut, yakni bagi penyelenggaran resepsi, EO, dan WO  yang melanggar ketentuan protokol kesehatan maka akn diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan blacklist untuk menyelenggarakan resepsi di wilayah Kukar.

Persyaratan dan ketentulan rinci yang mengatur penyelenggaraan resepsi dapat ditanyakan kepada camat, lurah, kepala desa, kepala KUA di Kukar.  (001)

Tag: