SAMARINDA.NIAGA.ASIASatuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Kota Balikapapan dan  Kota Samarinda sama-sama tak berdaya mencegah penularan COVID-19 di kotanya masing-masing. Hingga hari ini, Sabtu (26/09/2020), angka orang tertular COVID-19 maupun yang meninggal akibat terinveksi COVID-19 di kedua kota besar di Kalimantan Timur tersebut paling tinggi.

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Timur hari ini merilis data, dari 219 orang terkonfirmasi positif COVID-19  baru di Kaltim, lebih dari 50 persen, atau sebanyak 124 orang ada di Samarinda, 48 orang di Bontang, dan 30 di Balikpapan, sedangkan di Kutim ada 5, dan Penajam Paser Utara 3 orang, Kutai Barat 9 orang.

“Secara keseluruhan sejak Maret 2020 hingga 26 September 2020 di Kota Samarinda jumlah orang terinfeksi Corona 2.380 orang dan Balikpapan 2.941 orang. Angka kematian di Samarinda sejak Maret hingga 26 September di Balikpapan 157 orang dan di Kota Samarinda 90 orang,” ungkap data yang dikeluarkan Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim, Sabtu (26/09/2020).

Satgas juga melaporkan, angka kematian akibat COVID-19 dalam 24 terakhir, tercatat dua orang, keduanya warga Samarinda, masing-masing, SMD2180, laki-laki berusia 57 tahun, dan SMD1890, laki-laki berusia 51 tahun.

“Keduanya berstatus pasien COVID-19 dengan gejala infeksi pernapasan akut. Keduanya meninggal di RS AWS Samarinda,”  terang Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim.  (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *