AA
SDN 018 Desa Labion, Kecamatan Sembakung berada di kawasan pasang surut (Foto Istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Gagal terkoper dalam usulan Musrembang tahun 2019, rencana renovasi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 018 Kecamatan Sembakung batal dilaksanakan,  meski kondisi sekolah itu hampir roboh  dan membahayakan murid dan guru.

Kepala SDN 018 Sembakung Jahriah mengatakan, pihak sekolah telah mengajukan proposal perbaikan sekolah sejak tahun 2017 lalu, namun hingga dua tahun belum ada kepastian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan.

“Kami tunggu 2 tahun belum ada perbaikan, sedangkan ruang belajar sangat dibutuhkan anak-anak kami,” ujarnya, Rabu (4/12/2019).

Untuk tetap menyelenggarakan pendidikan, kata Jahriah, pihak sekolah melakukan perbaikan sendiri  menggunakan dana sumbangan  masyaraat dan pihak-pihak lainnya. Dana yang sudah terkumpul baru Rp 10 juta.

Dana Rp10 juta itu, lanjutnya, dipakai untuk mengganti lantai dan dinding yang sudah rusak sekali.  Kerusakan terjadi karena bangunan sekolah yang bahannya kayu sudah lapuk dimakan waktu.

“Kita perbaiki sebisanya sambil menunggu anggaran renovasi dari Pemkab Nunukan, yang menurut informasi dianggarkan di  APBD tahun 2020.

Di SDN 018 ini, selain satu Ruang Kelas Belajar (RKB) hampir roboh, tiga RKB juga mengalami kerusakan, namun kerusakan tidak terlalu parah dan masih bisa diatasi dengan menambal  sulam  menggunakan sumbangan masyarakat.

SDN 018 Sembakung memiliki 4 RKB ditambah perpustakaan dan kantor dengan jumlah murid keseluruhan kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 36 orang, karena 1 RKB hampir roboh, sekolah menggabungkan 2 kelas dalam 1 RKB. “Kami sadar tidak harus menggantungkan diri ke pemerintah, kami juga tahu kondisi pemerintah lagi defisit keuangan,” tutur Jahriah.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Nunukan H. Junaidi membenarkan bahwa usulan renovasi SDN 018 Sembakung tidak terkaper dalam Musrembang kecamatan,  dari itu pemerintah tidak bisa mengalokasikan anggaran.

“Syarat mengusulkan suatu kegiatan harus bersumber dari usulan Musrembang, nah kebutulan proposal renovasi tidak terkeper di Musrembang 2018,” ungkapnya.

Namun begitu, lanjut Junaidi, pemerintah daerah telah mengkaper rencana renovasi SDN 018 Sembakung dalam RKA anggaran Disdikbud Nunukan tahun 2020 bersama beberapa anggaran renovasi sekolah lainnya.

Permintaan renovasi SDN 018 Sembakung sangat wajar karena kondisi sekolah cukup memprihatinkan, bahkan untuk memastikan keadaan, saya bersama staf bagian sarana dan prasarana telah berkunjung ke lokasi sekolah. “Saya lihat sekolah itu, makanya saya berusaha tahun depan bisa di renovasi agar pendidikan berjalan aman dan nyaman,” katanya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *