Sebelum Karam, LCT Diduga Muatan CPO Berlayar dari Palaran

Basarnas dan unsur SAR gabungan melakukan penyisiran perairan sungai, Sabtu (10/4). (Foto : HO/Basarnas)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mulia Mandiri 07 karam di sekitar bawah Jembatan Mahkota II pagi ini tadi. Diketahui, kapal itu sedang berlayar dari arah Palaran menuju dermaga.

Salah satu korban selamat, bernama Aswan, sekaligus saksi mata, sempat dimintai keterangan soal kejadian itu oleh Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda.

“Iya LCT, jalan dari Palaran ke dermaga di sini (Teluk Cinta). Tapi di perjalanan, tiba-tiba air masuk dari bagian depan kapal,” kata Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi, ditemui Niaga Asia di lokasi posko SAR utama, di Mangkupalas, Sabtu (10/4) sore.

Berita terkait :

120 Ton CPO Cemari Sungai Mahakam, Diduga dari Kapal Mulia Mandiri yang Tenggelam

Riqi menerangkan, diperoleh keterangan, LCT memiliki 8 orang person on board (POB). Satu orang hilang pascakejadian nahas itu.

“Satu orang ini dalam pencarian. Untuk 7 orang selamat, ada yang di rumah sakit. Tapi 7 orang korban selamat sudah aman,” terang Riqi.

Masih dari keterangan korban selamat, saat kejadian membantah kapal LCT bermuatan CPO.

“Disebutkan tidak bermuatan. Tapi ada tumpahan minyak cukup lumayan,” ungkap Riqi.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Palaran Suwarso juga mengetahui kejadian itu. Dia tidak menampik, tumpahan minyak diduga CPO itu berasal dari LCT yang tenggelam.

Kawasan dermaga sekitar Jembatan Mahkota II yang jadi lokasi karamnya LCT (Foto : Niaga Asia)

“Sekarang sedang dalam penanganan perusahaan yang memang peduli lingkungan. Tujuannya supaya minyak tidak (mencemari) terlalu luas,” ungkap Suwarso.

Keterangan diperoleh di lokasi, pihak terkait tengah memeriksa ABK dan perusahaan pemilik LCT. Itu terkait izin berlayar yang ditengarai dilakukan dini hari.

Kasat Polair Polresta Samarinda AKP Iwan Pamuji, belum berhasil dikonfirmasi saat dihubungi Niaga Asia, terkait insiden di perairan Mahakam itu. Tiga kali melalui telepon dia tidak merespons.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *