Sebelum Menindak, Polres Bontang Sosialisasikan Penertiban Kendaraan ODOL

Sat Lantas Polres Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi  larangan kendaraan ODOL terhadap para sopir truck , truck dump, truck Fuso dan kendaraan angkutan ekspedisi yang melintas di wilayah Hukum Polres Bontang. (Foto Humas Polres Bontang)

BONTANG.NIAGA.ASIA –Sebelum melakukan pindakan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) sebagaimana diatur di Pasal 277 UU LLAJ No 22 Th 2009,  Sat Lantas Polres Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi  terhadap para sopir truck , truck dump , truck Fuso dan kendaraan angkutan ekspedisi yang melintas di wilayah hukum Polres Bontang .

“Dalam kegiatan ini petugas Satlantas Polres Bontang menghimbau kepada kepada para sopir truck untuk tidak melanggar ketentuan muatan, baik over dimensi dan over load serta tetap di perhatikan protokol kesehatan,” kata Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna SH, Selasa (1/2/2022).

“Pelanggaran terhadap Pasal 277 UU Nomor 22 Tahun 2009  (truk ODOL) bisa dipidana penjara paling lama satu tahun dan denda 24 juta rupiah” ujarnya.

Menurut Edy, kegiatan sosialisasi kendaraan over dimension over load ( ODOL ) yang dilaksanakan dalam rangka menciptakan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) diwilayah Hukum Polres Bontang.

“Saat Ini pihaknya memberikan imbauan kepada seluruh pengusaha angkutan truk besar dan pengusaha lain serta para sopir kendaraan besar. Karena selama ini truk ODOL sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan pengendara lain dan memicu kerusakan jalan raya,” kata Edy.

Sosialisasi dilakukan agar tetap pada ukuran dan aturan sesuai dengan Speknya sehingga tidak melanggar Pasal 277 UU LLAJ No 22 Th 2009.

“Setelah sosialisasi ini kedepan kami akan melaksanakan penindakan terhadap truk yang Over Dimensi dan Overload sehingga dengan tindakan ini para pengusaha angkutan truk dan truk pribadi untuk selalu mengikuti aturan dan Undang Undang Lalu Lintas yang ada,” tegasnya.

Ditambahkan Kasat Lantas,  selain memberikan imbauan kepada para sopir truk agar tidak mengangkut barang melebihi muatan atau menambah dimensi truk.  Sat Lantas polres Juga juga memasang spanduk berbunyi stop truk ODOL di beberapa titik jalan raya yang menjadi jalur truk.

Sumber : Humas Polda Kaltim | Editor : Intoniswan 

Tag: