Tempat pengambilan bagasi di area kedatangan Bandara APT Pranoto Samarinda. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur kembali menekankan, pentingnya kesadaran masyarakat, untuk tidak bepergian ke daerah yang terjangkit virus Corona (Covid-19).

“Karena semua kasus positif Covid-19, dari perjalanan luar daerah Kalimantan Timur,” kata Plt Kadinkes Provinsi Kaltim Andi M Ishak, di kantornya, Selasa (24/3).

Ishak menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo hari ini di Jakarta, tidak ada kebijakan lockdown, meski hanya kota tertentu di Indonesia.

“Mau tidak mau, social distancing, bahkan sekarang physical distancing dilakukan ketat. Untuk pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan, kami berharap juga isolasi mandiri. Jangan keluar bila tidak benar-benar mendesak,” tegas Ishak.

Ishak mengingatkan, apabila itu tidak dilakukan, kemungkinan besar 2 pekan kedepan, manfaatnya tidak dirasakan. “Kami berharap, apa yang sudah kita ingatkan untuk isolasi mandiri, benar-benar dijalankan. Juga, social distancing jadi satu keharusan,” ungkap Ishak.

Sebab, lanjut Ishak, di Samarinda misalnya, masyarakat tidak akan tahu asal perjalanan orang di sekitarnya.

“Kita tidak tahu perjalanan orang masuk ke Samarinda, tiap hari kan masih ada. Baik itu dari Jakarta, dan Surabaya. Dan mereka, berpotensi membawa virus itu masuk,” jelas Ishak.

“Maka dari itu, mereka semua (yang melakukan perjalanan dari daerah terjangkit), ditetapkan sebagai ODP. Mesti isolasi, untuk menekan potensi penyebaran virus,” pungkas Ishak. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *