Sepekan PPKM Level 4 Kaltim Tambah 11.418 Kasus Positif, 453 Kematian & 8.044 Sembuh

Tekanan emosional yang dirasakan petugas medis yang merawat kasus Covid-19 kerap terlampau berat. (Ilustrasi/net)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kemendagri memutuskan untuk menerapkan PPKM Level 4 di 8 dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur mulai 26 Juli-2 Agustus 2021. Sepekan berjalan, terjadi penambahan 11.418 kasus positif baru sampai hari ini.

Telaah Niaga Asia, periode yang sama, penambahan angka kesembuhan mencapai 8.044 orang. Sementara angka kematian tercatat 453 kasus. Untuk kasus positif aktif bertambah 2.921 kasus.

Dirinci lagi, hari ini ada penambahan 1.716 kasus positif baru Covid-19. Dengan rata-rata penambahan 1.600 kasus tiap hari sejak dimulainya PPKM Level 4, menjadikan total kasus terkonfirmasi positif Kalimantan Timur sampai hari ini menjadi 119.223 kasus.

“Tujuh daerah di Kalimantan Timur mencatatkan penambahan kasus positif harian di atas 100 kasus. Kota Balikpapan di antaranya bertambah 391 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, dikutip Niaga Asia melalui keterangan tertulis, Minggu (1/8).

Untuk kasus sembuh, hari ini bertambah 1.727 kasus dan menjadikan total pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 92.619 orang. Penambahan 8.044 kasus sembuh dalam 7 hari terakhir, berarti rata-rata ada 1.000-1.100 kasus sembuh setiap harinya.

“Dari 1.727 kasus sembuh, di antaranya ada 650 orang kasus di Kutai Kartanegara,” ujar Andi.

Info grafis kasus harian Covid-19 Kalimantan Timur per Minggu (1/8)..(Sumber : Dinkes Kaltim)

Sementara, untuk angka kematian hari ini menjadi 3.423 kasus setelah bertambah 78 kasus kematian baru. Setiap harinya, rerata ada 60-64 pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Balikpapan masih memiliki angka kematian tertinggi 1.296 kasus sejak awal pandemi Maret 2020 lalu.

“Kasus positif aktif atau yang masih berstatus perawatan Covid-19 sampai hari ini ada 23.181 kasus. Masih ada 1.131 orang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” terang Andi.

Untuk diketahui, 8 kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM Level 4 adalah Kabupaten Berau, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kalimantan Timur tercatat tiga kali mengalami ledakan kasus di atas 2.000 kasus yakni pada 27 Juli ada 2.009 kasus, 28 Juli ada 2.129 kasus dan 30 Juli 2021 sebanyak 2.364 kasus sekaligus tercatat tertinggi sejak pandemi.

PPKM Level 4 di Samarinda

Kota Samarinda sebagai ibukota provinsi, masuk PPKM Level 4. Wali Kota Andi Harun mengeluarkan Instruksi Nomor 04/2021 tentang PPKM Level 4 di Samarinda setelah Samarinda sebelumnya menerapkan PPKM Mikro Diperketat.

Acuannya adalah Mendagri Tito Karnavian dengan 11 instruksi yang tertuang dalam Instruksi Mendagri No 25/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, dimana ada pelonggaran diantaranya diperbolehkan makan di tempat hanya maksimal 20 menit.

Balap liar muda mudi di Samarinda, Sabtu (31/7) dini hari di tengah penerapan PPKM Level 4 (Tangkapan layar akun instagram berita terkini Samarinda)

Fakta ditemukan Niaga Asia di lapangan tentu berbeda. Setiap malam, warga Samarinda dengan budaya makan di tempat hingga nongkrong di kafe masih dengan mudah ditemui di sejumlah ruas jalan.

Salah seorang warga Samarinda yang tinggal di Jalan Ir H Juanda, Tiwi (31), ada atau tidak PPKM mikro diperketat bahkan PPKM Level 4 sekalipun, aktivitas giat masyarakat di masa pandemi tidak berubah banyak.

“Benar. Masih banyak yang makan di tempat, nongkrong di kafe. Meski memang secara umum pembeli warung makan relatif turun drastis bahkan sepi, tapi untuk aktivitas lalu lalang warga Samarinda masih terbilang ramai,” kata Tiwi.

Bahkan yang terbaru, meski sedang berada di masa PPKM Level 4, aktivitas balap liar anak motor benar-benar ramai. Seperti di kawasan simpang Jalan M Yamin-Jalan Letjend Soeprapto (Voorvo). Ribuan muda mudi berpesta balap liar, Sabtu (31/7) dini hari. Dikabarkan, mereka pun taruhan uang saat balapan liar.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

 

Tag: