Tim gabungan relawan bersama warga, TNI dan Polri saat menyisir kawasan Berambai. (Foto : istimewa/Info Taruna Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kawasan hutan dan perkebunan di Berambai, kecamatan Samarinda Utara di Samarinda, jadi kawasan rawan serangan monyet liar. Dalam 2 bulan terakhir, 13 orang jadi korban serangan monyet.

Korban ke-13 serangan monyet, terjadi sekira pukul 10.00 Wita pagi tadi. Luka bekas serangan monyet, terlihat di punggung salah seorang warga yang melintas di Berambai.

Kawasan Berambai sendiri, selain permukiman, juga terdapat kawasan perkebunan warga, dan juga masih terdapat banyak hutan. Kawasan Berambai, juga sudah 3 kali disisir tim gabungan relawan, BKSDA Kaltim, bersama tim Polri dan TNI juga warga.

“Kejadian tadi pagi ini, yang ke-13 kalinya. Yang diserang itu, warga atau pengendsra motor yang melintas di kawasan kilometer 17, dari Berambai ke Bayur,” kata salah seorang koordinator relawan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto, Senin (9/9).

Luka akibat serbuan monyet liar di Berambai (foto : istimewa)

Menurut Joko, serangan monyet cukup mengherankan. “Yang diserang, bukan warga setempat di lokasi kejadian. Tapi, warga Berambai lainnya yang lewat. Kejadiannya pagi dan sore hari,” ujar Joko.

“Dari 3 kali penyisiran, ada dari BKSDA yang menggunakan senjata bius. Tapi sementara hasilnya nihil, karena monyet gerak cepat masuk ke dalam hutan,” tambah Joko.

Belum diketahui pasti sebab terjadinya serangan monyet liar terhadap manusia itu. Namun ditengarai, akibat banyaknya bukaan lahan perkebunan, yang merusak habitat monyet. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *