aa
Bupati Ismunandar bersama istri saat menghadiri Rakornas di Bogor.(Foto: Ist)

BOGOR.NIAGA.ASIA Bupati Kutim H Ismunandar mengatakan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas “Indonesia Maju” Pemerintah Pusat dan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), maka dia akan maksimalkan penciptaan lapangan kerja dan investasi di Kutai Timur.

“Ada dua pesan penting Presiden. Pertama; penciptaan lapangan kerja. Kedua; investasi,” kata Ismu dari lokasi dilaksanakannya Rakoornas  di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, (13/11/2019).

“Pertama adalah investasi dan lapangan kerja yang tak dapat dipisahkan. Kemudahan investasi akan menciptakan lapangan kerja dan mampu menyerap tenaga kerja. Kedua poin ini sangat ditekankan Presiden dalam mendukung Indonesia Maju,” sebut Ismu yang hadir bersama 2.960-an unsur Forkopimda se-Nusantara.

Selanjutnya, kata Ismu lagi, seluruh pemerintah daerah dan unsur Forkopimda diinstruksikan mendukung dan bekerjasama dalam memperbaiki iklim investasi agar dapat menyerap tenaga kerja. Persoalan lapangan kerja dan investasi erat kaitannya dengan keamanan dan kelancaran perizinan. Maka dari itu perlu didukung oleh aparat penegak hukum untuk memberikan jaminan keamanan.

“Selain itu, pejabat didaerah diminta menjalankan kemudahan perizinan investasi. Pemangkasan birokrasi perizinan perlu dilakukan untuk meningkatkan transaksi neraca berjalan dan neraca perdagangan. Sehingga berdampak pada kepercayaan investor untuk berinvestasi,” sambung Bupati.

Berikutnya kemudahan investasi diberikan pada investor yang memiliki kategori tertentu. Diantaranya investasi yang mengikuti UMKM di Pemerintah Daerah, produksi yang dihasilkan merupakan substitusi atau barang pengganti barang impor dan terkait produk ekspor.

“Kedua, setiap investasi diwajibkan mengikuti usaha kecil mikro di daerah. Dua poin penting dari Presiden Jokowi tentu akan di implementasikan dengan maksimal pada birokrasi dilingkup Pemkab Kutim,” pungkasnya.

Ismu berharap, melalui sinergitas antara Pemkab Kutim dan unsur Forkopimda yang sudah terjalin baik selama ini, dapat menguatkan iklim investasi di Kabupaten Kutim. Tentunya dengan dukungan, doa dan restu seluruh masyarakat Kutim. (hms3)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *