Simulasi Patroli Hotspot Karhutla, Polres Bontang Dapat Apresiasi Kapolda Kaltim

Penanganan Karhutla (Foto : HO/polri.go.id)

BONTANG.NIAGA.ASIA – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak apresiasi Simulasi Patroli Hotspot Karhutla Polres Bontang. Pelaksanaan Patroli Hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan dilangsungkan di Jl. Moeh Roem RT.03 Kel. Bontang Lestari Kec. Bontang Selatan, Rabu (17/3/2021).

Simulasi yang langsung di Pimpin oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak dari Ruang Command Center Polda Kaltim itu juga disaksikan Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim dan PJU Polres Bontang secara Virtual.

Pada Simulasi Karhutla kali ini, Polres Bontang menurunkan personil gabungan terdiri 15 personil Polri, 11 personil Damkar, 2 personil Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan 1 Unit Mobil Damkar Bontang Lestari, 4 Unit Mobil Sat Sabhara dan 1 unit Motor Bhabinkamtibmas.

Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, melalui Kabag Ops Kompol Ahmad Abdullah, mengatakan dalam simulasi tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Lestari Bripka Free Hardy Saragi mendapatkan laporan dari operator lancang kuning bahwa terdapat titik api (hot spot) di Jalan Moeh Roem RT.03 Kel. Bontang Lestari Kecamatan Bontang Selatan.

“Mendapat informasi tersebut, dengan bekal Aplikasi Lancang Kuning pada Handphone (HP) Android yang dimilikinya, Bhabinkamtibmas langsung meninjau lokasi sebagaimana dimaksud dengan aplikasi lancang kuning,” kata KOMPOL Ahmad Abdullah, dikutip dari laman humas.polri.go.id

Hasil peninjauan bahwa benar terdapat titik api dengan kategori tinggi ( High ) yang berasal dari pembakaran Alang-Alang sisa perintisan lahan pertanian oleh salah seorang masyarakat yang berkebun di lahannya sendiri, jelasnya.

Dengan langkah koordinasi dan kerjasama yang cepat antar instansi terkait, antara lain Polri, Damkar, Perangkat Kelurahan dan masyarakat Peduli Api (MPA), api berhasil dipadamkan, jelas Kabag Ops.

Pada kesempatan ini, tidak lupa Kabag Ops menghimbau kepada masyarakat bila membuka lahan pertanian agar tidak melakukan Pembakaran Hutan, Kebun, Lahan dan Belukar, karena asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan dan arus lalu lintas, pesannya. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *