aa
Abdul Haris, anggota DPRD Bontang yang masih tercatat sebagai guru di SMK YKPP usai memberikan pilihan secara elektronik di pemilihan ketua Osis SMK YKPP Periode 2019-2020. (Foto Ismail/Niaga.Asia)

BONTANG.NIAGA.ASIA-Perkembangan teknologi dimanfaatkan sekolah untuk  Berbagai kegiatan, termasuk pemilihan ketua OSIS sebagaimana berlangsung di SMK YKPP Bontang,  memanfaatkan aplikasi e- voting atau elektronik.

Sekitar pukul 07.00 WIB, siswa mulai berdatangan ke aula sekolah. Suasananya mirip pemilihan umum (pemilu). Bedanya, tidak ada surat suara ataupun kertas yang perlu dicoblos. Semua serba digital, Sabtu (16/11/2019) pagi.

Ya, SMK YKPP Bontang tengah menerapkan sistem elektronik  untuk ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Bilik suara, bukan lagi berisi bantalan untuk mencoblos. Hanya ada komputer untuk memilih satu ketua OSIS sesuai hati nuraninya. Proses pemilihan berjalan cukup singkat, hanya butuh waktu tidak lebih dari 2 menit dari tiap siswa di dalam bilik untuk menentukan pilihannya. Bahkan hasilnya terpampang secara real time.

Penerapan elektronik dalam pemilihan ketua OSIS di SMK YKPP dihadiri  langsung  anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris karena masih tercatat sebagai guru dan mempunyai hak pilih dalam pemilihan ketua OSIS. Ia  sangat terkejut akan inovasi yang dilakukan sekolah yang pernah Ia pimpin selama lebih dari 22 tahun itu.

“Ini harusnya bisa ditangkap pemerintah, karena dengan inovasi ini dapat membantu meringankan beban pemerintah dalam hal meminimalisir kertas dan meringankan pekerjaan,” kata Abdul Haris  saat diberada di lobi SMK YKPP.

Ia pun berharap, kedepan pemilihan baik pemilihan wali kota (Pilwali), anggota legislatif, dan ketua RT  secara  elektronik. “Ini sejalan dengan program pemerintah yakni smart city danckreatif city, semoga dengan ini bisa diterapkan minimal ditingkat pemilihan RT,” tukasnya. (005)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *