Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat diwawancarai wartawan. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Soal seringnya Komisi III DPRD Kaltim mengadakan rapat tertutup dengan Bappeda Kaltim dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR dan Pera) Kaltim, sehingga tak bisa diliput wartawan, mendapat tanggapan Ketua DPRD Kaltim, H Makmur, HAPK.

“Memang adakah rapat tertutup dan wartawan harus keluar dari ruangan rapat,” kata Makmur kepada Niaga.Asia, Rabu (18/3/2020).

“Kalau benar ada kejadian seperti itu, nanti saya akan koordinasikan dengan ketua Komisi III,” sambungnya. “Tapi kalau rapat itu sifatnya rapat kerja, rasanya terbuka saja, biar masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan lembaga DPRD,” kata Makmur lagi.

Berdasarkan catatan Niaga.Asia dalam tiga bulan terakhir, sudah lima kali Komisi III DPRD Kaltim mengadakan rapat tertutup, dua kali dengan Bappeda Kaltim, 2 kali dengan Dinas PUPR dan Pera Kaltim, dan satu kali dengan Dinas Perhubungan Kaltim.

Terakhir, seperti dialami wartawan Niaga.Asia, Selasa (10/3/2020)  dimana disuruh keluar ruangan rapat karena Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud menyatakat rapat kerjanya dengan Kepala Dinas PUPR dan Pera Kaltim, HM Taufik Fauzi adalah rapat tertutup.

Hasanuddin sendiri ketika diminta klarifikasinya melalui pesan WhatsApp, tidak bisa menjelaskan kepada Niaga.Asia tentang dasar yang digunakannya menyatakan rapat tersebut tertutup. Begitupa dengan mekanisme pengambilan keputusan dikalangan anggota komisi apakah rapat diselenggarakan tertutup atau terbuka. (001)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *