aa
Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Kota Bontang, Ahmad Suharto dan Ketua Stitek Bontang, Hardiyanto memulakan kegiatan Pelatihan Basic Study Skill (BSS) Mahasiswa baru Stitek Bontang tahun 2018 (Foto Ismail)

BONTANG.NIAGA.ASIA- Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang laksanakan Pelatihan Basic Study Skill (BSS) Mahasiswa baru Stitek Bontang tahun 2018 dengan mengusung tema “Mahasiswa Stitek Bontang Jago” yang dilaksanakan di Auditorium 3D Jalan Awanglong Bontang Utara, Jumat (14/9/2018) pagi. Kegiatan ini langsung dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Kota Bontang, Ahmad Suharto.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Suharto menyambut baik diselenggarakannya BSS karena bisa menambah pengetahuan dasar kepada para calon mahasiswa. “Mari kita bersama-sama membangun generasi muda yang lebih baik dimasa yang akan datang,” harapnya.

Selain itu, Suharto berharap kepada seluruh mahasiswa dan calon mahasiswa Stitek Bontang untuk tidak menyentuh hal-hal yang dapat merusak masa depan, seperti barang terlarang serta pergaulan bebas yang saat ini mulai dilakukan khususnya bagi mereka yang masih berusia remaja. “Mari kita jauhi Narkoba untuk masa depan yang lebih cemerlang, serta kita wujudkan generasi muda Bontang yang tangguh menghadapi masa-masa sulit di kemudian hari,” pesannya.

aa

Sementara itu Ketua Stitek Bontang, Hardiyanto mengatakan, kegiatan  BSS  merupakan agenda tahunan untuk setiap mahasiswa baru. Kepada  mahasiswa diberikan  pembekalan terkait dengan kehidupan kampus. Sesuai dengan aturan pemerintah bahwa kegiatan ini tidak diperbolehkan tindakan perpeloncoan, hanya sebagai pengenalan kegiatan kampus.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa baru dapat lebih mengenal kegiatan kampus, metode pembelajaran mulai dari sistem perkuliahan dan tata tertib kuliah . Dan di kegiatan ini juga dilakukan bakti sosial menekankan kepada kepedulian kepada masyarakat serta dilakukan permainan –permainan yang difungsikan untuk berkerja sama,”ungkap Hardiyanto.

Dia pun berpesan kepada mahasiswa baru untuk berkomitmen dalam menyelesaikan studinya. Artinya, dengan menyatakan siap mengikuti perkuliahan,  berarti siap menyelesaikan empat tahun belajar dan harus diwisuda. “Ketika kita melakukan kegiatan ini para mahasiswa baru dapat ubah cara berfikirnya dari siswa menjadi mahasiswa, lebih mandiri, bertanggung jawab dan bisa membuat stategi dalam belajar nantinya,” tutupnya. (005)

Berita Terkait