Banjir di Jalan Terong IV Perumnas Bengkuring, Senin (30/11). (Foto : Info Taruna Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Banjir merendam tidak kurang dari 500 rumah warga, di 2 kelurahan di kecamatan Samarinda Utara, dan kecamatan Sungai Pinang. Ketinggian air mencapai hingga 70 cm.

Air banjir berwarna lumpur kecokelatan, mulai merendam rumah warga sejak Minggu (29/11) kemarin. Ditengarai, imbas dari hujan deras Jumat (27/11) lalu, sehingga meningkatkan tinggi muka air (TMA) Bendung Benanga. Imbasnya, sungai karang mumus meluap.

Data dilansir relawan TRC Info Taruna Samarinda (ITS) hingga pukul 12.30 WITA, kawasan terparah banjir ada di kelurahan Sempaja Timur, kecamatan Samarinda Utara.

Berita terkait :

Tinggi Muka Air Benanga Sempat Tembus 83 cm, Bantaran SKM Meluap

Di Perum Bengkuring misalnya, 506 rumah terendam banjir ada di 8 RT yakni RT 32, RT 35, RT 36, RT 37, RT 38, RT 44, RT 45, serta RT 46.

Sementara, di Perumahan Griya Mukti Sejahtera, diantaranya ada 3 RT seperti RT 07, RT 08 dan RT 50, dengan jumlah total sementara 136 rumah kebanjiran.

Banjir juga merendam persawahan di Betapus, Lempake, Senin (30/11). (Foto : Niaga Asia)

“Sementara, total keseluruhan terdampak banjir ada 636 rumah. Ketinggian air bervariasi 20-70 cm,” kata Koordinator TRC-ITS Joko Iswanto, kepada Niaga Asia, Senin (30/11).

Joko menerangkan, pendataan dilakukan bersama banyak pihak. Diantaranya BWS Kalimantan III, LPM Kelurahan Sempaja Timur, Ketua RT setempat, serta relawan yang tergabung dalam TRC ITS.

“Dari inventarisir kami, warga memerlukan bantuan konsumsi, obat-obatan dan juga perlengkapan bayi seperti pampers. Kami akan terus memantau ketinggian air,” demikian Joko. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *