Kalau Swab KPPS & PAM TPS Positif Covid-19, KPU Samarinda Siapkan Opsi Pergantian

Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat (istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – KPU kota Samarinda menyiapkan opsi pergantian anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), maupun petugas pengamanan TPS, yang mengantongi hasil rapid test reaktif, apabila tindaklanjut berikutnya, dari hasil swab antigen, menunjukkan hasil positif Covid-19.

“Mereka yang reaktif, tindaklanjutnya harus swab antigen. Kalau positif, ya harus menjalani isolasi,” kata Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat, dikonfirmasi Niaga Asia, Kamis (3/12).

Firman menerangkan, berdasarkan aturan, apabila di dalam 1 TPS ada 2 orang KPPS positif Covid-19, maka TPS masih bisa berjalan. “Kalau 3 orang yang positif, harus diganti,” ujar Firman.

“Kalau soal isolasi mandiri, atau ditempatkan di RS Karantina bagi yang positif, kami sepenuhnya serahkan ke Dinas Kesehatan kota Samarinda soal penanganannya. Dari sisi kami di KPU, kepentingan kami hanya mengetahui hasilnya,” tambah Firman.

Dijelaskan Firman, langkah yang dilakukan KPU adalah pertama melakukan pergantian, dan administrasi pergantian. “Kalau itu memang harus diganti. Karena, ini terkait soal penerbitan SK KPPS serentak tanggal 24 November 2020 kemarin kan?” terang Firman.

“Artinya, ini juga menyangkut soal administrasi pelaksanaan swab antigen, dan menyangkut pembayarannya, karena menyangkut laporan keuangan. Iya, ada cost (biaya) yang dikeluarkan,” ungkap Firman.

Masih disampaikan Firman, 5 orang KPPS di TPS, masih bisa menjalankan TPS, apabila hanya ada 2 orang yang positif. “Kembali ke yang tadi, kalau sudah 3 orang positif dalam satu TPS, masih bisa diganti. Yang terpenting di hari H tanggal 9 Desember hari pemungutan suara. Sebelum itu, kan ada ketua KPPS melakukan pengambilan sumpah KPPS,” demikian Firman.

Untuk diketahui, pada 24 November 2020 lalu, dilakukan pengesahan 13 ribuan anggota KPPS dan hampir 4.000 orang petugas pengamanan TPS. Dari hasil rapid test per Senin (30/11) lalu, ada 670 orang yang mengantongi hasil reaktif.

“(sekarang) lebih dari itu,” pungkas Firman. (006)

 

Tag: