Syarat Mendapatkan Subsidi Gaji Rp 1,8 Juta bagi Guru Honorer

ilustrasi. (Foto CNNIndonesia)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim resmi meluncurkan program bantuan subsidi upah/gaji bagi tenaga pendidik honorer. Bantuan subsidi diberikan kepada lebih dari 2 juta sasaran dengan besaran Rp 1,8 juta.

Bantuan subsidi gaji ini diberikan sekaligus dan hanya satu kali. Adapun Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,66 triliun untuk program ini.

Bantuan ini akan diberikan kepada 162.277 dosen pada PTN dan PTS, 1.634.832 guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta, serta 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi.

Ini termasuk swasta, mereka berhak mendapat bantuan pemerintah, termasuk 237.000 tenaga perpustakaan, laboratorium, dan tenaga administrasi,” ujarnya melalui webinar, Selasa (17/11), dilansir cnbcindonesia.com

Adapun persyaratan bagi tenaga pendidik untuk bisa menerima bantuan ini adalah:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS)
3. Pendapatan di bawah Rp 5 juta per bulan
4. Tidak menerima bantuan subsidi upah dari Kementerian Ketenagakerjaan
5. Tidak menerima bantuan melalui kartu Pra Kerja sampai 1 Oktober 2020.

Persyaratan tersebut ditetapkan agar bantuan yang diberikan pemerintah bisa merata ke semua masyarakat yang membutuhkan.

“Alasannya agar bansos adil dan nggak tumpang tindih dan nggak ada individu dapat bantuan berlimpah sehingga yang lain tidak mendapatkan,” jelasnya. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *