aa
Pemilik Grup Mayapada, Dato Sri Tahir. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Pemilik Grup Mayapada Dato Sri Tahir menukarkan dolar Amerika Serikat (AS) dan dolar Singapura miliknya ke dalam bentuk rupiah. Keputusan tersebut, menurut Tahir, dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu pemerintah dan Bank Indonesia menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Tadi sudah tukar biasa (bukan transaksi swap) langsung jadi rupiah, US$93 juta dan 55 juta dolar Singapura jadi sekitar Rp2 triliun,” ujar Tahir saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (15/10).

Tahir mengaku sebagian uang tersebut ditariknya dari perbankan di luar negeri. Rencananya, uang yang sudah ia tukarkan dalam bentuk rupiah tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha, salah satunya untuk menyuntik modal bank miliknya, PT Bank Mayapada Internasional Tbk.

Meski nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan melemah hingga tahun depan, Tahir mengaku tak takut rugi menukarkan dolar miliknya saat ini. “Saya harus jadi pionir untuk pengusaha lain, tidak mendapat keuntungan di atas susahnya negara.,” ujarnya. Tahir merupakan orang terkaya kedelapan di Indonesia versi majalah Forbes. Total kekayaan menantu pemilik Lippo Group ini mencapai US$3,5 miliar atau sekitar Rp52 triliun.

Pada perdagangan di pasar spot siang ini, nilai tukar rupiah melemah 0,17 persen ke level Rp15.222 per dolar AS. Rupiah siang ini juga melemah 0,15 persen terhadap dolar Singapura menjadi Rp11.055 per dolar Singapura.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *