Grafis Infopubdok Kaltara

TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA-Untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)  tahun ini  mulai pembangunan tiga pasar baru di lokasi yang berbeda, yaitu  di Tanjung Palas dan Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan, serta satu di Sebatik, Kabupaten Nunukan, berupa Toko Indonesia.

“Pembangunan ketiga pasar ini juga sebagai jawaban aspirasi dari masyarakat yang menginginkan adanya fasilitas pasar yang representatif,” kata Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie, Rabu (11/3/2020). (rincian lihat grafis)

Di Tanjung Palas dan Bunyu sebenarnya sudah ada pasar. Namun kondisinya sudah tidak memadahi. Dengan dibangunkan pasar yang baru ini, diharapkan akan semakin menumbuhkan ekonomi di wilayah tersebut.

Menurut gubernur, pasar merupakan pusat kegiatan jual beli atau transaksi dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kerana itu,  keberadaan pasar merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat.

“Sementara mengenai pembangunan Toko Indonesia di Sebatik, merupakan tindak lanjut dari kunjungan kita ke Sebatik beberapa waktu lalu,” kata gubernur. Pasar, selain akan dijadikan sebagai pusat transaksi warga, keberadaannya nanti juga untuk mencegah dominasi barang asal Malaysia di wilayah perbatasan ini.

Selain tiga pasar ini, sebelumnya Pemprov Kaltara juga sudah membangun pasar baru di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Bangunan fisiknya sudah selesai akhir tahun kemarin. Tahun ini akan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas pendukungnya. Seperti tempat parkir, tempat ibadah serta taman dan instalasi pengelolaan limbahnya.

“Insya Allah tahun ini selesai, dan nantinya bisa difungsikan,” ungkap gubernur. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *