Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Selain kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dan kasus sembuh dari Covid-19, angka kematian penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu juga bertambah menjadi 32 orang, dari kabupaten Paser.

Dilansir Satgas Covid-19 Kalimantan Timur, hari ini ada penambahan 272 kasus Suspek (yang sebelumnya OTG, ODP dan PDP), yang diperiksa di laboratorium Covid-19. Total kasus suspek menjadi 9.543 kasus.

“Dari 272 kasus Suspek itu, yang terkonfirmasi positif ada 7 kasus. Sementara total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada 1.433 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat telekonferensi, Sabtu (1/8).

Andi menerangkan, masih ada 3.100 orang saat ini, masih proses menunggu hasil dari pemeriksaan sampel swab di laboratorium Covid-19.

Sementara, ketujuh kasus baru positif Covid-19 itu tersebar di kabupaten Berau 2 kasus, kabupaten Paser 4 kasus, dan juga kota Samarinda 1 kasus. Ketujuh kasus ini, masih didominasi dari mereka yang sebelumnya tanpa bergejala.

Sedangkan hari ini dilaporkan, satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia dari kabupaten Paser. Pasien ini adalah pasien laki-laki berusia 71 tahun, dengan kode pasien PSR58.

Info grafis kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Sabtu (1/8). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Pasien ini adalah pasien suspek yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 17 Juli 2020, dan dirawat di RSUD Panglima Sebaya, dengan keluhan demam, batuk dan juga sesak nafas.

“Pasien ini memiliki Comorbid (penyakit penyerta) dan juga dirawat menggunakan ventilator. Kondisi pasien memburuk dan meninggal dunia pada hari Jumat (31/7) sekitar jam 5 sore,” jelas Andi.

“Hari ini, kembali ada kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 7 kasus. Rinciannya, di Berau 5 kasus, Kutai Timur dan Samarinda masing-masing 1 kasus,” tambah Andi.

Dengan demikian, dari total 1.433 kasus terkonfirmasi positif di Kalimantan Timur, yang sembuh ada 910 kasus, dan meninggal menjadi 32 kasus. Sementara yang masih dirawat ada 491 kasus.

“Perlu harus tetap waspada meski kasus turun (hari ini 7 kasus positif baru). Karena kemarin, beberapa laboratorium tidak melakukan pemeriksaan disebabkan lebaran Iduladha. Hanya beberapa laboratorium yang melakukan pemeriksaan,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *