Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Satgas Covid-19 Kalimantan Timur melaporkan tambahan 2 kasus positif Covid-19 meninggal di Samarinda. Sehingga kasus meninggal jadi 135 orangm Seiring itu, kasus positif Covid-19 juga terus bertambah jadi 3.420 kasus.

Dalam penjelasan virtual, ada penambahan 134 kasus positif Covid-19 baru hari ini. Sebarannya, ada di kabupaten Berau 5 kasus, kabupaten Kutai Timur 3 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) 1 kasus.

“Selain itu, di Bontang ada 53 kasus, dan Samarinda 72 kasus. Sehingga, jumlah keseluruhan kasus juga terus bertambah menjadi 3.420 kasus. Dan, yang masih menunggu proses pemeriksaan swab di laboratorium ada 1.188 kasus,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, Rabu (26/8).

Meninggalnya pasien positif Corona di Samarinda hari ini, berkode pasien SMD510 laki-laki 71 tahun, yang juga seorang pengusaha di Samarinda, juga disampaikan Andi dalam penjelasan virtual itu.

Berita terkait :

Pengusaha di Samarinda Meninggal, Keluarga Tolak Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

“Pasien SMD510 laki-laki 71 tahun warga Samarinda, positif Covid-19 pada 19 Agustus 2020 dan dirawat di RSUD AW Sjachranie, dengan gejala ISPA, Comorbid (penyakit penyerta) komplikasi, kondisinya memang memburuk. Meninggal dunia hari ini, dan pemakaman tidak sesuai protokol Covid-19,” ujar Andi.

Berikutnya, kasus pasien meninggal, adalah SMD721 laki-laki 82 tahun dengan gejala ISPA, dan Comorbid. “Meninggal 20 Agustus, dan laporan bersangkutan terkonfirmasi positif keluar pada hari ini. Pemakaman dilakukan sesuai Covid-19,” tambah Andi.

Info grafis kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Rabu (26/8). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan penambahan kasus sembuh sebanyak 77 kasus, dari Bontang 56 kasus, Samarinda 16 kasus, Berau 3 kasus, dan Kutai Barat 2 kasus. “Sehingga kasus sembuh dari Covid-19 berjumlah 2.164 kasus,” ungkap Andi.

Dengan begitu, dari total 3.420 kasus di Kalimantan Timur, kasus meninggal ada 135 orang, dan yang masih dirawat ada 1.121 kasus. “Kasus Covid-19 di Kaltim terus terjadi, dan semua perlu tingkatkan kewaspadaan, dengan menegakkan protokol Covid sebaik-baiknya. Covid-19 ini nyata terjadi,” tegas Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *