aa
H Ali Hamdi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Anggota Komisi II  DPRD Kaltim Ali Hamdi mengatakan sudah saatnya Kaltim membangun kemandirian ekonomi yang dimulai sejak dini dengan menerapkan kebijakan pro industri lokal.

Hal itu dikatakannya terkait penyelesaian masalah ketergantungan Kaltim terhadap daerah luar, untuk itu pemerintah hendaknya membuat kebijakan yang pro pada industri lokal seperti penguatan infrastruktur  agar Kaltim tidak lagi  bergantung pada impor.

“Harus diakui, untuk memenuhi kebutuhan beras, jagung, buah-buahan hingga daging sapi Kaltim masih tergantung pada daerah lain. Padahal, lahan yang ada di sejumlah kabupaten/kota sangat cocok untuk pengembangan pertanian dalam arti luas, apabila dimaksimalkan, ” katanya.

Pasalnya, dengan infrastruktur yang baik niscaya dapat meningkatkan investasi dan hasil produksi lokal, sehingga pasokan kebutuhan dapat terpenuhi.

Sebab dalam  membangun kemandirian ekonomi sejatinya harus dimulai dengan langkah nyata. Semua pihak, baik pemerintah, swasta, para akademisi serta masyarakat hendaknya bahu-membahu dalam mewujudkan program ekonomi jangka panjang ini.

Semangat membangun kemandirian ekonomi khususnya di bidang pangan harus memuat tiga hal utama yang merupakan syarat fundamental, yakni keseriusan pemangku kebijakan dalam membuat kebijakan kemandirian ekonomi.

Selanjutnya, konsistensi pemerintah terhadap agro industri lokal dan mempertahankan lahan pertanian dari alih fungsi menjadi pertambangan harus benar-benar dijaga dan dipertahankan bersama. “Terakhir, harus ada cara pandang yang sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah yang tertuang pada kebijakan yang pro masyarakat  lokal melalui program yang terukur dan terarah,” ujarnya. (adv/hms3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *