Suasana kabin armada Batik Air. Teknologi HEPA Filter diklaim mampu menyaring 99 persen partikel termasui virus, agar sirkulasi udara di kabin tetap bersih. (Foto : HO/Lion Air Group)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan terkini sehubungan dengan peningkatan prosedur sterilisasi dan kebersihan pesawat udara jet yang dioperasikan yakni jenis Airbus 320-200, Airbus 320-200NEO, Boeing 737-800NG dan Boeing 737-900ER

Batik Air menerapkan tingkat kebersihan pesawat udara melalui peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dilaksanakan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) member of Lion Air Group dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Batik Air berada.

Pengerjaan kebersihan secara terstruktur meliputi ruang kemudi (flight deck); dapur (galley); kamar kecil (lavatories), termasuk pintu, pegangan pintu, wastafel dan tempat sampah; alas makan dan pegangannya; fasilitas hiburan (in-flight entertainment) termasuk remote control; pegangan pembuka rak bagasi kabin (luggage storage bin handle); overhead lighting, ventilasi udara dan call button; sandaran kursi; penutup tempat duduk (seat covers); sabuk pengaman (seatbelts); sandaran kepala tempat duduk (seat headrests); karpet lantai; jendela dan penutup jendela; fasilitas penumpang lainnya; ruang kargo (cargo compartment) dan lainnya.

“Batik Air menyampaikan, bahwa pesawat jet Airbus dan Boeing yang dioperasikan, termasuk kategori generasi modern yang memiliki sistem penyaringan udara kabin dan partikel yang kuat, yakni dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter,” kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, dikutip Niaga Asia dari keterangan tertulis.

Armada Airbus A320 Batik Air (Foto : Lion Air Group)

Danang menerangkan, sirkulasi udara masuk dan keluar yang baik akan menghasilkan penyebaran udara kabin lebih efisien. HEPA filter merupakan sistem, dalam membantu menjaga tingkat kebersihan udara di dalam kabin.

“Perangkat tersebut terpasang dan bekerja menggunakan sejumlah metode filtrasi yang menyaring lebih dari 99,9% jenis partikel dalam berbagai ukuran, termasuk virus, kuman dan bakteri,” ujar Danang.

Dalam menjaga udara di kabin bersih dan segar, udara diperbarui sepenuhnya setiap 2-3 menit. Melalui HEPA filter bahwa pola aliran membatasi terjadinya percampuran udara di dalam kabin yaitu aliran udara dari atas ke bawah yang dapat mengurangi penyebaran virus/ bakteri. Untuk udara dari toilet dan dapur langsung dialirkan ke luar pesawat

Teknologi yang terpasang dan berbagai tindakan preventif dari Batik Air akan memberikan optimis bahwa perjalanan udara perlahan mulai kembali. Dengan harapan, penumpang dapat memulai kembali perjalanan dengan percaya diri atau tanpa ragu-ragu (resume their journeys with confidence), karena ada sistem terkoordinasi yang dirancang untuk membantu menjaga sirkulasi udara tetap aman selama masa waspada pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan penerbangan, Batik Air tetap mengutamakan operasional yang memenuhi aspek keselamatan, keamanan termasuk dalam masa waspada pandemi Covid-19,”demikian Danang. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *