Penumpang Citilink dari Surabaya menuruni pesawat. Dalam penerbangan perdana hari ini, Citilink mengangkut 125 penumpang. (Foto : HO/Bandara APT Pranoto)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Citilink hari ini resmi melayani rute baru Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP). Dengan begitu, Citilink kini memiliki 2 rute penerbangan dari dan ke Samarinda. Sebelumnya, Citilink menerbangi rute Jakarta. Dibukanya rute baru itu, menunjukkan pesawat adalah transportasi aman digunakan di masa pandemi Covid-19 ini.

Penerbangan perdana atau Inaugural Flight pagi ini tadi, Citilink dengan armada Airbus A320 beregistrasi PK-GQO bernomor penerbangan QG460 dan berpenumpang 125 orang, mendarat mulus sesuai jadwal pukul 09.30 Wita, di Bandara Aji Pengeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda.

Pun demikian kembali terbang ke Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Citilink lepas landas pukul 10.25 Wita, dengan jumlah penumpang 85 orang, bernomor penerbangan QG-461.

“Alhamdulillah. Penerbangan perdana rute baru, dari maskapai Citilink hari ini berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kepala UPBU Kelas I APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, dalam penjelasan dia dikutip Niaga Asia, Selasa (11/8).

Citilink QG460 saat mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda, Selasa (11/8). (Foto : HO/Bandara APT Pranoto)

Dodi menerangkan, Citilink sebelumnya telah mengajukan pengajuan rute baru ke Surabaya itu. “Alhamdulillah disetujui, dan terlaksana dengan baik, berdasarkan surat persetujuan Dirjen Perhubungan Udara, untuk rute baru SUB-AAP-SUB setiap hari,” ujar Dodi.

Dodi menerangkan, dengan rute baru itu, diharapkan menambah manfaat bagi warga Samarinda dan daerah sekitarnya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terkait pelayanan moda jasa transportasi udara melalui Bandara APT Pranoto Samarinda.

“Dan juga penerbangan ini, senantiasa berjalan baik dan lancar, serta terpenuhi keterisian penumpang (load factor), dari segi pemenuhan faktor komersialnya,” terang Dodi.

Dijelaskan, transportasi pesawat, merupakan transportasi yang paling aman digunakan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Apalagi, tersedianya teknologi HEPA Filter pada pesawat, mampu memfilter hingga 99 persen bakteri hingga virus, agar kebersihan udara dalam kabin terus terjaga, selama berlangsungnya penerbangan.

“Sehingga, masyarakat tetap aman dan nyaman, saat bepergian menggunakan pesawat tanpa khawatir, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan,” demikian Dodi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *