Tergiur Sarang Burung Walet, Pengusaha dari Sidoarjo Tertipu Rp107 Juta

walwet
ilustrasi sarang burung walet.

NUNUKAN.NIAGA.ASIA- Merasa tertipu dalam transaksi jual beli sarang burung walet, pengusaha asal Sidoarjo, Jawa Timur, Purwanto melaporkan Fajril , warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan ke Polisi.

“Pengusaha dari Sidorja itu merasa tertipu karena sampai hari ini belum menerima kiriman sarang burung walet dari Fajril,” kata Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M. Karyadi, Kamis (15/3).

Menurut Karyadi,  Purwanto dan istrinya  adalah pedangan sarang burung walet yang biasa berkeliling Kalimantan Utara,  bertemu  Fajril  di Bandara Juwata Tarakan. Dalam pertemuan itu Fajril mengaku memiliki sarang burung walet siap jual dengan harga jual Rp9 juta per kilogram.  “Merasa cocok dengan harga yang disebut Fajril, keduanya sepakat menjalin kerjasama jual beli sarang burung walet. Tahap awal Purwanto mentransfer uang Rp 45 juta ke rekening Fajril,” kata Karyadi.

Purwanto  enam kali mentransfer uang ke Fajril. Jumlah keseluruhan Rp107 juta untuk 12 kilogram sarang burung walet yang disepakati. Namun hingga berhari-hari Purwanto menunggu sarang burung walet yang sudah dijanjikan, tak kunjung datang. “Purwanto akhirnya curiga, kemudian datang ke Nunukan dengan maksud mengambil sarang burung walet dari Fajril. Tapi tidak menemukan Fajril, akhirnya melapor ke Polres Nunukan,” kata Karyadi.

Purwanto dalam keterangan dihadapat Polisi mengaku percaya dengan segala penjelasan Fajril, apalagi dalam komunikasi Fajril  mengaku memilii rumah walet di Nunukan dengan hasil panen cukup besar. “Saya lihat foto-foto rumah waletnya, hasilnya banyak dan harga yang ditawarkan cukup murah,” beber Purwanto kepada Polisi. (002)