Kapolsek Nunukan Iptu Randhya Sakthika Putra (foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Kepolisian Nunukan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3), terhadap Andi Sudarmin (40), tersangka penganiyaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan 7 orang warga di Jalan Pasar Inhutani Nunukan, mengalami luka-luka.

“Perkara dihentikan karena pelaku atau tersangka meninggal dunia di RSUD Nunukan,” kata Kapolsek Nunukan Iptu Randhya Sakthika Putra, Rabu (13/01).

Randhya menerangkan, tersangka sempat dua hari menjalani perawatan medis menstabilkan kondisi kesehatan sejak masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pada, Minggu 10 Junuari 2021.

Kondisi kesehatan tersangka memburuk paska dilakukan operasi pengambilan proyektil peluru yang bersarang ditubuhnya. Dalam operasi itulah, Andi Sudarmin meninggal dunia tanggal 12 Junuari 2020 pukul 01:30 Wita.

“Tersangka meninggal dunia setelah menjalani operasi pengeluaran proyektil peluru,” sebutnya.

Meski menghentikan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap warga, Polisi tidak serta merta menghentikan pula pengungkapan perkara kebakaran yang muncul dilokasi yang sama.

Kasus kebakaran tetap berjalan dengan mengumpulkan informasi dilapangan, alat bukti dan keterangan saksi-saksi, yang salah satunya adalah istri dari terduga pelaku pembakaran pemukiman.

“Untuk perkara kebakaran tetap lanjut, nanti kita minta keterangan saksi-saksi, termasuk istri dari terduga pelaku,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka penganiayaan warga diamankan Polisi setelah melukai ibu hamil dan anak kecil serta sejumlah warga lainnya yang berada di lokasi pemukiman penduduk.

Usai melukai korbannya, tersangka berusaha kabur naik keatas kapal yang tambat di dermaga Inhutani. Anggota polisi Bripka Indra yang bertugas di Pos dermaga Inhutani memperingati tersangka untuk berhenti menyerang warga.

Peringatan Polisi tidak dihiraukan, tersangka tetap mengejar anak buah kapal. Dalam kondisi membahayakan jiwa banyak orang, Bripka Indra memberikan tembakan peringatan dan disusul tembakan mengarah ke badan. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *