aa

Saat Bupati Ismunandar melakukan Uji Petik air dihalaman rumah Arbain, jalan M yamin, Desa Benua Baru Ulu, Sangkulirang.(Dok PDAM TTB Kutim)

SANGKULIRANG.NIAGA.ASIA-Masyarakat Sangkulirang pantas bersyukur dan berbahagia, lantaran pemerintah sudah tuntas menyediakan kebutuhan dasar di 18 kecamatan se Kutai Timur (Kutim) yaitu cakupan air bersih bersama PDAM Tirta Tuah Benua Kutim. Dengan begitu, kini masyarakat Sangkulirang sudah bisa menikmati fasilitas air bersih.

Program dipastikan beroperasi diawali dengan peresmian kantor PDAM Unit Sangkulirang dan ditutup dengan uji petik air oleh Bupati H Ismunandar di Desa Benua Baru Ulu, Selasa (11/2/2020).

“Ya saya terharu. Ini menjadi sejarah. Karena selama ini warga sangkulirang hanya mengandalkan air hujan. Kini pertama kalinya bisa menikmati air PDAM setelah sekian lama,” kata Ismunandar yang merupakan warga Sangkulirang.

Ismu sapan akrab Bupati berharap kepada semua masyarakat, termasuk perangkat desa agar dapat menjaga kantor layanan yang dijalankan oleh PDAM Tirta Tuah Benua Kutim ini. “Saya harap para kepala desa juga turut menjaga fasilitas yang ada ini,” pinta mantan Seskab Kutim ini.

Ismu menjelaskan pemasangan air PDAM nantinya akan dilakukan secara bertahap. Mengigat jumlah masyarakat yang akan dipasang cukup banyak. Sedangkan tenaga teknis yang akan melayani terbatas.

“Bertahap, karena kebutuhan air di sini cukup besar” terangnya.

Senada, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan mengatakan, dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Sangkulirang. PDAM berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim dan Dinas PU Kaltim. Mengingat sebagian jaringan pipa di pasang oleh Dinas PU. Sedangkan Air yang didistribusikan ke Kecamatan Sangkulirang adalah air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Unit Kaliorang.

“Air disuplay dari IPA Kaliorang menuju booster KEK Maloy di Desa Bumi Sejahtera Kecamatan Kaliorang. Selanjutnya dipompa menuju ke Sangkulirang. Jaraknya 20 km,” ungkap Mantan Kepala Bagian Perencanaan dan Pengawasan Teknik PDAM ini.

Suparjan menambahkan, sebelum mengaliri ke masyarakat. PDAM akan melakukan beberapa tahapan. Salah satunya flashing pipa. “Flashing dilakukan untuk membersihkan dan mengeluarkan endapan di pipa. Sehingga air yang akan mengalir nanti bersih dan memenuhi baku mutu air bersih,” tegasnya.

Mendaftar jadi pelanggan, lanjut Suparjan mengatakan, bagi warga kecamatan Sangkulirang yang didepan rumahnya sudah ada jaringan pipa dapat mendaftar menjadi pelanggan di kantor layanan. Namun, bagi warga yang didepan rumah belum ada jaringan pipa silahkan mendaftar untuk masuk dalam daftar tunggu.

“Bagi yang daerah yang belum ada jaringan pipa. Kami akan berkoordinasi dengan dinas PU untuk segera melakukan penanaman pipa jaringan,” terangnya.

Acara itu disaksikan Ketua DPRD Kutim UR Encek Firgasih, SH. MAP, Sekda Drs. Irawansyah, MS. i, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur Suparjan, ST, jajaran direksi PDAM, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Diketahui, Bagunan kayu ulin dua lantai, Kantor layanan PDAM di Jalan RA Kartini itu memiliki dua ruangan utama. Disisikan kanan berfungsi sebagai ruangan pembayaran tagihan air atau kasir. Sedangkan sebelah kiri melayani pendaftaran sambungan langganan baru.(*/hms7)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *