aa
Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meresmikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (12/12) siang. (Foto: AGUNG/Humas)

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Setelah pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated rampung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan Lintas Rel Terpadu atau Light Rail Transit akan selesai akhir tahun 2021 mendatang.

“Semuanya akan selesai, nanti akan terintegrasi, tadi diperlihatkan misalnya kereta cepat stasiun di Halim, didekatnya juga LRT di Halim, sehingga terkoneksi semuanya,” kata Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau perkembangan proyek LRT di Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated KM 16, Bekas, Jawa Barat, Rabu (12/12) siang, seperti dilaporkan laman setkab.go.id.

Menurut Presiden, kereta cepat Jakarta-Bandung yang membutuhkan dana investasi sebesar 6 miliar dollar AS akan selesai nanti di akhir 2021. Sementara LRT dengan investasi Rp29 triliun juga akan selesai pada akhir tahun 2021. Nantinya, lanjut Presiden, dirinya akan meminta kepada Gubernur DKI Jakarta agar jalur tersebut dihubungkan dengan Trans Jakarta, sehingga semua moda transportasi jadi terintegrasi.

Presiden Jokowi juga memastikan semua proyek tersebut tidak terhambat oleh kesediaan lahan karena masalah ini 99,9% sudah selesai. “Sudah nggak ada masalah. Ini tinggal kerja lapangannya karena kita tahu ruwetnya seperti ini,” tegas Presiden.

Resmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Usai melakukan pelepasan ekspor perdana Isuzu Traga di Kabupaten Karawang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (12/12) siang.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevateditu sudah rampung dan segera bisa dimanfaatkan. Sebelum ini banyak keluhan-keluhan yang masuk kepada dirinya kalau sudah lewat yang namanya Cikampek-Jakarta atau Jakarta-Cikampek, macetnya bisa berjam-jam.

“Kita harapkan dengan selesainya Jakarta-Cikampek II Elevated ini persoalan itu sudah tidak kita dengar lagi,” kata Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi memberikan penghargaan dan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan tol ini, yang prosesnya sangat rumit: jalan yang ada tetap harus dibuka dan berjalan, di dekatnya ada pembangunan LRT, di dekatnya lagi ada pembangunan kereta cepat.

“Sehingga bukan sesuatu yang gampang untuk diselesaikan karena berada di tengah lalu lintas yang sangat padat. Bayangkan, ada 200.000 kendaraan yang lalu lalang per hari, mondar-mandir sangat padat dan pembangunannya ada di atasnya,” ungkap Presiden.

Tapi alhamdulillah, lanjut Presiden, semuanya berjalan dengan lancar sehingga diharapkan ini bisa mengurai kemacetan yang sering dirasakan oleh masyarakat selama terjebak berjam-jam ini sekarang bisa dihindari.

“Kita harapkan kemacetan di jalur ini akan bisa berkurang kurang lebih tiga puluh persen. Tentu saja ini juga akan mengirit biaya pengeluaran BBM dan lain-lainnya,” pungkas Presiden.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *