Tiga Kawasan Industri Bisa Menjadi Andalan Perekonomian Kaltim

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Bagus Susetyo. (Foto Istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Bagus Susetyo mendorong agar potensi kawasan industri ditingkatkan. Apabila kawasan itu dimaksimalkan, di masa depan bakal menjadi sektor andalan Kaltim.

“Saat ini Provinsi Kaltim telah memiliki tiga kawasan industri. Diantaranya kawasan Maloy Batuta Trans Kalimantan Special Economic Zone (KEK) Kutai Timur, Pelabuhan Kariangau Balikpapan, dan Kawasan Buluminung Nuclear Industry Science Techno Park (BNI-STP) Penajam Paser Utara (PPU),” kata Bagus, Jum’at (8/10/2021).

Melihat keunggulan ketiga kawasan tersebut, ujar Bagus,  perlu  mendapatkan perhatian yang lebih maksimal. Seperti kawasan Maloy yang menjadi potensi pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan menjadi sumber pendapatan daerah.

“Selain itu, menyangkut kawasan Pelabuhan Kariangau yang terletak di Kota Balikpapan juga diharapkan dapat mendorong aktivitas industri ekspor dan impor antar daerah,” kata Bagus lagi.

Ditambah, Kawasan Buluminung yang memiliki 20 hektare pun dapat digunakan sebagai kawasan pengembangan nuklir, iradiator gamma guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang ada.

“Apalagi bakal dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, aplikasi iptek nuklir, dan temu antara komunitas iptek nuklir dengan dunia usaha,” bebernya lagi.

Oleh sebab itu, Bagus berharap agar ketiga kawasan industri terbesar di Kaltim dapat dimasukan dalam rencana revisi RPJMD Kaltim periode 2019–2023 guna lebih mendongkrak perekonomian Kaltim.

“Karena salah satu faktor yang menopang adalah kawasan industri pengolahan yang semakin menunjukkan tren positif,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Fahrurozi | Editor : Intoniswan