Kondisi kapal pascaledakan elpiji, Rabu (25/12) dini hari. (Foto : istimewa/ITS)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Ledakan dini hari tadi, bikin panik warga sekitar kawasan Dermaga Sungai Kunjang, Jalan Untung Surapati. Ledakan itu diketahui dari KM Nordahlia yang sandar di Dermaga Sungai Kunjang, diduga dari elpiji. Tiga orang terluka pascakejadian.

Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.05 Wita. Belum diketahui persis sebab ledakan, di atas KM Nordahlia, yang memuat elpiji tu. Seketika, ledakan merusak kapal itu, dan berimbas ke kapal lainnya, yang berdekatan.

“Benar, ada 3 orang terluka. Dua luka bakar, 1 luka akibat terkena pecahan kaca,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Aldi Alfa, dikonfirmasi Rabu (25/12).

Ketiga orang terluka itu, adalah Riyan (21) dan Budianur (23), dilarikan ke RS Hermina, dengan luka bakar 40 persen dan 50 persen. Sementara Boy, terkena pecahan kaca, dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda.

“Untuk yang terkena pecahan kaca, informasi terbaru siang ini sudah boleh pulang. Dua lagi, masih dirawat,” ujar Aldi.

Satreskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda bersama Satreskrim Polresta Samarinda, melakukan penyelidikan gabungan, untuk menyelidiki kasus itu. “Dugaan sementara, disebabkan ledakan elpiji. Tapi apa sebab ledakan, itu masih penyelidikan ya,” ungkap Aldi.

“Tadi pagi juga, ada pemindahan muat elpiji dari kapal itu (KM Nordahlia) ke kapal lain. Ada sekitar 300 tabung. Tujuannya, untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya ledakan baru,” tambah dia.

Sementara, masih pascakejadian, Dishub Samarinda mengeluarkan peringatan kepada pemilik kapal. “Pemilik kapal harus melaporkan berapa jumah tabung elpiji 3 kg dan 12 kg, dan harus memberikan data kepada pengawas dermaga setempat, soal asal usul barang yang akan dimuat dikapal,” kata Kabid Angkutan Sungai Dishub Samarinda Teguh Setia Wardana. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *