Tim Gabungan Lanal Nunukan Tangkap 5 Pekerja Rumput Laut Pengguna Sabu

Pekerja rumput laut yang tertangkap positif sebagai pengguna sabu diserahkan Tim Gabungan Lanal Nunukan ke Polsek Sebatik Barat (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Tim gabungan Pangkalan TNI Angkatan laut (Lanal) Nunukan yang terdiri dari SFQR  dan Satgas Kopaska Balat Samudra 22 menangkap  5 orang pekerja rumput laut pengguna narkotika golongan I jenis sabu, dengan rincian 1 orang dari Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dan 4 orang dari Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat.

“Sabu paket kecil atau hemat seberat 0,50 gram ditemukan dalam perahu rumput laut,” kata Komandan Lanal Nunukan Letkol (P) Arief Kurniawan Hertanto pada Niaga.Asia, Minggu (31/07/2022).

Pelaku tertangkap dalam operasi patroli gabungan TNI AL di perairan perbatasan Indonesia – Malaysia, yang dalam kegiatan menggunakan sarana speedboat Kamla milik Posal Sei Pancang, Sebatik, Sabtu Juli 2022.

Kemudian dari 3  pekerja rumput laut yang diperiksa, yakni  Jumardin (34) selaku motoris serta 2 orang anak buah kapal (ABK) masing-masing,  Muhammad Reza (22) dan Anwar, hanya satu orang, yakni Jumardin yang positif menggunakan sabu.  Jumardin adalah warga Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan.

“Muhammad Reza dan Anwar dilepaskan karena tidak terlibat dan tidak ikut menggunakan sabu,” sebutnya.

Penangkapan perahu Jumardin bermesin 15 PK warga hijau liss kuning dilakukan di perairan Sebatik dengan titik koordinat 04 09 37 U – 117 55 42 T. Ketika dilakukan pengejaran dan pemeriksaaan ditemukan paket sabu dalam bungkus kecil.

“Paket kecil sabu tersimpan dalam tas warna hitam milik Jumardin. Dalam perahu ditemukan pula botol-botol atau pelampung rumput laut,” tuturnya.

Barang bukti beserta pelaku digiring ke Posal Sei Pancang Sebatik, Tim gabungan TNI AL selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Sebatik Barat.

Dari pengembangan kasus Jumardin, kemudian ditangkap pula 4 orang pekerja rumput laut  dari Desa Binalawan, masing-masing  Sutrisno (30), Erwin (26), Alfian (29) dan Riyan. Keempatnya posisitif menggunakan sabu.

Sedangkan barang bukti,  satu bungkus sabu paket kecil, 3 buah handphone, uang tunai Rp 1,8 juta, gunting, korek api, 8 buah bungkus sabu kosong dan tiket penumpang.

“Pengembangan penyelidikan berkoordinasi dengan Polsek Sebatik Barat sekaligus penanganan lanjutan,” ujarnya.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Rachmat Rolau

Tag: