phh
Tim Pengendali Huru Hara Lanal Nunukan mendemonstasikan pengendalian aksi massa. (budi anshori)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Saling dorong dan sempat suruh, aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dan warga di depan Markas Komanda Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Nunukan, berhasil dihalau  Tim Pengendali Huru-Hara (PHH) Lanal Nunukan, Sabtu (10/03/2018)

Pembubaran aksi massa itu didemonstrasikan Tim PHH Lanal Nunukan sejak pagi hingga siang. Kelompak unjuk rasa yang sejak pagi bertahan di depan pintu Pos Jaga Lanal Nunukan sempat menghadang dan pelemparkan benda-benda ke mobil rombongan Danlanal Nunukan bersama tamu saat berusaha masuk ke markas komando sekitar pukul 10:30 Wita.

Diperagakan pula teriakan kekacauan memuncak manakala Tim PPH Lanan Nunukan dan kelompok pendemo saling dorong mendorong. Aksi selama 1 jam itu berakhir setelah bunyi tembakan peringatan dilepeakan dari senjata pasukan Tim PPH.

Paska bubarnya massa unjuk rasa, satu orang warga bernama Dwi Saksono diamankan karena diduga sebagai otak penggerak massa, sedangkan satu orang dari kelompok mahasiswa mengalami luka ringan dibagian tangan dan dilarikan ke Puskesmas.

Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono mengatakan, unjuk rasa ratusan orang hanyalah sebuah simulasi uji terampil tim PPH dalam menyelesaikan situasi darurat mengamankan Mako Lanal dan melindungi wilayah.  “Ceritanya warga sekitar Mako Lanal Nunukan pemilik lahan pantai Ecing menuntut hak dan keberatan atas putusan Pengadilan Negeri yang dimenangkan TNI AL,” ucapnya.

Skenario unjuk rasa dibuat layaknya kejadian anarkis, pengrusakan, pembakaran, bahkan mereka memukul-mukul kendaraan milik Lanal. Dari kejadian itulah, Tim PPH bertindak mengamankan Mako Lanal sekaligus membubarkan aksi.

Dalam kondisi darurat keamanan, Danlanal Nunukan memerintahkan Tim PHH memberikan efek kejut (tembakan peringatan) dan eksekutor penyelamatan kepada rombongan mobil, selanjutnya tim di minta menindak terduga pelaku provokator.

“Ini bisa dikatakan latihan untuk tim PPH, selama ini mereka sudah berlatih tiap hari, jadi perlu demo membuktikan ketangkasan,” sebutnya.

Ari menyebutkan, latihan Tim PHH Lanal Nunukan disaksikan oleh Tim Penilai Komando Latihan Armatim, kegiatan uji terampil tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun agar prajurit tetap mengasah naluri keprajuritannya disetiap Pangkalan TNI AL.

Materi latihan sendiri ialah uji terampil ketangkasan menembak laras panjang dan pistol, bongkar pasang senjata, renang militer, materi kebaharian tali temali, peluit dan kejadian oleh pasukan tim PPH yg tadi langsung. “Tim penguji ini meliat sejauh mana keterampilan tim PPH kita, lalu mereka juga memberikan materi latihan tambahan da nada tes lainnya,” ungkapnya.

Pelatihan ditiap-tiap pangkalan TNI AL ini memiliki tujuan khsuus yaitu, melatih profesionalisme dan jiwa Korsa prajurit Lanal dalam menghadapi ancaman pertahanan pangkalan yang kapan saja bisa terjadi.

Kemudian, menunjukkan sinergitas antar instansi di Nunukan dalam menghadapi segala ancaman, kebersamaan dalam menghadapi setiap masalah. Dan untuk diketahui. Tim PPH Lanal Nunukan siap memberikan bantuan jika butuhkan pemerintah daerah.

“Sengaja kita libatkan mahasiswa agar mereka bisa belajar cara berorasi yang baik dan melaksanakan unjuk rasa tanpa menggangu kepentingan umum,” bebernya. (002)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *