aa
Tim SAR Gabungan masih mencari Anwar yang hilang di perairan Bontang. (Foto Basarnas Kaltim-Kaltara)

BONTANG.NIAGA.ASIA-ASIA-Tim SAR (Search and Resque) dari berbagai unsur yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltim-Kaltara) hingga sore ini masih mencari Arman (25) yang hilang dalam pelayaran dari Kota Bontang ke perairan menuju bagangnya di Pulau Beras Basah.

“Tim SAR Gabungan masih di lokasi kejadian perkara dan belum menemukan korban yang diduga hilang di bagang tersebut sejak Sabtu (5/1). Areal pencaraian sudah dalam radius 7,5 km2. Kendalanya gelombang mencapai ketinggian 1 meter dan angin kencang,” kata Kepala Kantor Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan (Kaltim-Kaltara), Gusti Anwar Mulyadi melalui Kepala Seksi Operasi, Octavianto, Minggu (6/1) sore.

Terjadinya peristiwa yang membahayakan nyawa manusia, berupa hilangnya Arman, pertama dilaporkan  Syamsuddin, anggota BPBD Kota Bontang pada di perairan Bontang, Pulau Beras Basah pada posisi N 0° 03′ 49.30″ E 117 33′ 21.40″. “Hilangnya Anwar diberitahukan kakak kandungnya Saharuddin,” ungkap Octa.

Kronologisnya, pada pukul.17.45 Wita, Sabtu (5/1), korban Arman dan kakak kandungnya,  Saharuddin, berangkat dari Bontang menuju bagang di sekitar P. Beras Basah. Setibanya di bagang ternyata korban tidak lagi berada di kapal. Kakaknya berusaha mencari tapi tidak ketemu. Akhirnya Saharuddin kembali ke Bontang dan melaporkan kepada Thamrin dan diteruskan ke BPBD Kota Bontang.

Pagi Minggu, kata Octa sejak pukul 06.00 Wita Tim SAR sudah bergerak ke lokasi diperkirakan hilangnya korban. Hingga sore ini  tim masih di lapangan melakukan pencarian. Hasilnya korban belum ditemukan,” ujar Octa.

Unsur SAR yang melakukan pencarian di perairan Bontang terdiri dari petugas dari Pos Pencarian dan Pertolongan Kutim, BPBD Bontang, PMI, Polisi Air, Lanal, dan warga. Sedangkan alat yang digunakan adalah perahu bermesin. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *