Tim SAR Menemukan Ridho Sudah Meninggal Dunia

je
Tim SAR evakuasi jenazah Ridho ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) dalam operasi pencarian H+3, Jumat (6/7)  menemukan Ridho, juru mudi kapal Indan Daya 368 sudah meninggal dunia. Ridho terjatuh ke laut di Pelabuhan Semayang, Rabu lalu (4/7).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra), Gusti Anwar Mulyono melalui Kepala Seksi Operasi, Octavianto kepada pers mengatakan, korban ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 14.20 Wita.

“Korban ditemukan berjarak -/+ 500 meter ke arah timur dan jenazahnya kemudian dievakuasi menggunakan Rubber boat dan di bawa ke RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dengan Ambulance PKPU HI,” tambah Gusti. Dengan ditemukannya korban dengan demikian  Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan dan seluruh unsur SAR  yang terlibat kembali kesatuanya masing-masing. Unsur yang tegabung di Tim SAR mencari Ridho berasal dari Rescuer Kantor Pencarian & Pertolongan Kelas A Balikpapan, KP3, KSOP, Pol Air, Lanal, Info Bencana, BPBD, dan Banda.

Marinir Menyisir Hingga Muara Sungai, Dua Korban Speedboat Belum Ditemukan

Ridho adalah laki-laki berusia 22, warga Tempuran RT.002/005, Kelurahan Klepu, Kecamatan Krangan, Kabupaten emanggung, Jawa Tengah. Ridho bekerja sebagai juru mudi di kapal Intan Daya 368. Saat terjatuh ke laut di depan Pelabuhan Semayang  memakai baju kaos merah dan  celana pendek biru. Korban dilaporkan terjatuh oleh Muhammad Zaini Nangcik (62) yang juga kapten kapal Intan Daya. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *