aa
Tim SAR masih terus mencari korban hilang Rini Azahra, sedangkan Muhammad Pazil ditemukan dalam keadaan meninggal. (Foto Basarnas Kaltim-Kaltara)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Tim SAR (Search And Rescue) gabungan dari berbagai organisasi di Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara masih terus melakukan pencarian anak bernama Rini Azahra, umur 7 tahun yang hilang dalam keramain pasar malam di pantai Sei Taiwan, Sebatik Timur pada Rabu malam (12/9).

“Sejak pagi Minggu (16/9) pencarian terus dilakukan oleh SAR gabungan, tapi  Rini belum ditemukan Area pencarian sudah diperluas,” ungkap Kepala Seksi Operasional, Octavianto mewakil Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara, Gusti Anwar Mulyadi melalui grup WhatsApp Basarnas Kaltim-Kaltara, Minggu sore (16/9) pukul 11.45 Wita.

Berdasarkan laporan Bachtiar,  ia menyadari Rini  hilang malam itu (rabu malam) sekitar pukul 19.00 Wita di jembatan pinggir pantai lokasi pasar malam di Sei Taiwan, Sebatik Timur. Korban pada saat itu menemani ayahnya berjualan di pasar malam.

aa
Rini Azahra masih terus dicari setelah hilang, Rabu malam (12/9)

Menyadari putrinya hilang, Bachtiar langsung melaporkan ke Pos Polisi Sub Sebatik Timur dan langsung dilaksanakan pencarian oleh Pos AL Sei Taiwan,Polsek dan warga baik di darat maupun di perairan yang saat itu air laut posisi pasang. “Pencarian terhadap Rini dilakukan Pos Pencarian & Pertolongan Nunukan menggunakan Rescue Car + LCR, Unsur SAR, Pos AL Sei Taiwan, Polsek Sebatik Timur, dan warga setempat,” ujarnya Octa.

Bahrun ditemukan meninggal

                Sementara itu seorang nelayan, Muhammad Pazil alias Baco (19/6) yang  melompat ke laut dari perahu yang hendak membawanya pulang setelah memancing, Minggu dini hari,  ditemukan, Minggu siang  (16/9) dalam kondisi meninggal.

aa
Muhammad Pazil ditemukan meninggal setelah melompat ke laut.

Menurut Octa, saat itu korban bersama kedua rekannya, Hamdan dan Bahrun memancing di antara bagang  di perairan Sei Taiwan dan dalam perjalanan pulang menuju Sei Pancang tiba tiba korban melompat ke laut . Saat itu juga kedua rekan korban langsung memutar perahu untuk mencari korban hingga siang hari, tapi  korban  belum di  temukan dan kedua rekan korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Sebatik Timur.

Setelah dilakukan pencarian sejak pukul 08.55 Wita akhirnya, siang harinya ditemukan Tim Sar dalam kondisi meninggal Korban sudah dievakuasi ke darat. Sebelum diserahkan ke keluarga, korban divisium di Puskesmas Sebatik. “Korban (Pazil) adalah warga Jalan Ahmad Yani  RT. 005/004  Desa Sungai Pancang Sebatik Utara,” terang Octa. (001)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *