Tinjau Banjir Sembakung, Mensos Serahkan Bantuan Rp1,074 Miliar dan Cek Bansos

Mensos Tri Rismaharini  menyerahkan bantuan bagi  masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sembakung,  kepada Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura, didampingi Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, Minggu (9/1/2022)  (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Menteri Sosial (Menkos) Tri Rismaharini bersama Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang meninjau lokasi terdampak bencana banjir yang melanda 5 kecamatan di Kabupaten Nunukan.

Mensos tiba di Desa Atap, Kecamatan Sembakung bersama anggota DPR Dapil Kaltara, Deddy Sitorus, secara simbolis menyerahkan bantuan logistik, lumbung sosial dan perlengkapan sekolah sebesar Rp 1.074. 713.600 yang diterima Bupati Nunukan Hj Asmin Laura.

Selain penyerahan bantuan, Mensos menjanjikan membantu 2 perahu beserta mesin untuk kegiatan operasional Kampung Siaga Bencana (KSP) yang dibentuk Pemerintah Nunukan dan  beranggotakan masyarakat Desa Atap.

“Saya bantu perahu dan mesin ya, tadi ada juga bilang susah Bahan Bakar Minyak (BBM), oke saya bantu juga sekalian BBM-nya,” ucap Mensos.

Risma menerangkan, ada beberapa penanganan bencana yang bukan kewenangan Mensos. Untuk itu silahkan berkoordinasi dengan kementerian terkait, namun dirinya berjanji akan menyampaikan persoalan dalam rapat terbatas tingkat kementerian.

Seperti penanganan air bersih yang menjadi keluhan warga, Risma mengaku bisa langsung memutuskan dan memberikan solusi bentuk bantuan apa yang bisa dengan cepat disalurkan ke lokasi bencana.

“Saya ada bawa alat penyuling air bersih, kalau untuk kebutuhan besar nanti saya kirim petugas untuk survei disini,” terangnya.

Mensos Tri Rismaharini berdialog dengan masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan (foto Istimewa/Niaga.Asia)

Penyaluran Bansos Keluarga Miskin

Mantan Walikota Surabaya ini mengaku ada masalah pada aksebilitas penyaluran bansos di tahun 2021, sehingga muncul keluhan nama terdaftar dan memiiki kartu namun tidak menerima transper uang dari pemerintah.

Peryataan ini disampaikan Risma dalam dialog menanggapi keluhan masyarakat perihal banyaknya penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang hingga akhir tahun saldo rekening nihil.

“Saya lihat ada PT Pos disini, mungkin tahun depan tidak lewat Bank, kita usulkan penyaluran bansos lewat kantor pos,” terangnya.

Terkait penerima manfaat BNPT dan PKH salso kosong, Mensos meminta Bupati Nunukan dan staf Kemensos yang ditugaskan menangani masalah segera melakukan pengecekan ulang paling lambat Jum’at harus selesai

Tidak hanya di Kecamatan Sembakung, pengecekan penyaluran bansos akan dilakukan pula di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, silahkan masyarakat bawa kartu berkumpul di sana menyelesaikan masalah.

“Ajak masyarakat yang saldonya kosong ke sana, mumpung ada saya, saya selesaikan,” pungkasnya.

Penulis : Budi Anshori | editor : Rachmat Rolau

Tag: