ilustrasi

 SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Petugas di Gugus Tugas Covid-19 Kutai Kartanegara (Kukar) mulai melakukan tracing terhadap orang-orang yang patut diduga terpapar virus corona (Covid-19). Hari ini, tadi pagi, Minggu (22/3/2020)  Tim Gugus Tugas Kabuapten Kukar  bersama petugas dari Puskesmas Sanga-Sanga menjemput paksa  salah seorang tokoh agama dan keluarga untuk diperiksa kesehatannya.

berdasarkan informasi yang diperoleh Niaga.Asia di Sanga-Sanga, tokoh agama yang dijemput paksa tersebut terhubung dengan kegiatan pertemuan di Bogor atau kluster Bogor, Acara Persidangan Sinode Tahunan GPIB 2020 tersebut diselenggarakan dari 26 Februari 2020 sampai 29 Februari 2020.

Sebelum Tim Gugus Tugas Covid-19 Kukar melakukan penjemputan paksa, sebenarnya Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Majelis Sinode meminta peserta Persidangan Sinode Tahunan GPIB 2020 di Bogor yang tidak sehat agar segera memeriksakan diri.

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran bernomor 9456/III-20/MS.XX tertanggal 13 Maret 2020. GPIB Majelis Sinode mengimbau peserta mengecek kesehatan sebagai langkah preventif. Sebab, di dalam surat itu disebutkan sejumlah peserta merasa kurang sehat seusai acara.

“Untuk menjaga hal-hal yang tidak kita kehendaki bersama, maka Majelis Sinode sesuai imbauan pemerintah, meminta agar para peserta yang merasa tidak sehat antara lain mengalami demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya, dan beristirahat di rumah masing-masing,” seperti tertulis dalam surat tersebut.

Di Kalimantan Timur sendiri, Tim Gugus Tugas Covid-19 menemukan pasien positif terjangkit Covid-19 di Samarinda berasal dari kluster Bogor, begitu juga dengan pasien positif dari Kutai Timur yang kini dirawat di RSUD AM Parikesit Tenggarong (Kukar), ditambah dengan pasien positif di Balikapapn juga ada yang berasal dari kluster yang sama.

Sebelum berita ini ditayangkan, belum diperoleh klarifikasi dari Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, Plt Dinas  Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi M Ishak maupun Camat Sanga Sanga, Gunawan, di rumah sakit mana tokoh agama dan kelurganya yang dijemput paksa itu diperiksa kesehatannya, meski keduanya sudah dihubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp. (001)

Catatan: berita ini akan terus diperbaharui

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *