aa
Direktur Jenderal Ilmate Harjanto yang didampingi oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika R. Janu Suryanto berbincang dengan Presiden Komisaris PT. PMI Rahmat Gobel usai melakukan pelepasan ekspor perdana mesin cuci dua tabung merk Panasonic ke Taiwan. Jakarta, 20 September 2019.

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan III 2019 tetap tumbuh positif, meskipun melambat dibandingkan dengan kegiatan usaha pada triwulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 13,39%, lebih rendah dari 19,17% pada triwulan sebelumnya. “Pertumbuhan kegiatan usaha tetap positif, antara lain ditopang sektor konstruksi yang tumbuh meningkat,” ungkap BI dalam rilisnya.

Sementara itu, perlambatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, khususnya pada subsektor pertanian tanaman bahan makanan yang dipengaruhi oleh faktor musim kemarau yang berkepanjangan.

“Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha tersebut, rata-rata kapasitas produksi pada triwulan III 2019 yang lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pada triwulan sebelumnya,” BI menerangkan.  Tingkat penggunaan kapasitas produksi dari rata-rata 77,18% pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 75,42%.

Sementara itu, tingkat penggunaan tenaga kerja juga lebih rendah, tercermin dari nilai SBT tenaga kerja sebesar 2,47% pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 1,40%. Dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha serta akses kredit masih cukup baik meskipun relatif menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Responden memprakirakan kegiatan usaha tetap tumbuh positif, meskipun tidak setinggi periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan kegiatan usaha pada triwulan IV 2019 sebesar 9,13%,” ungkap BI lagi.

Pertumbuhan kegiatan usaha yang tetap positif diprakirakan ditopang terutama oleh sektor konstruksi dan sebagian besar sektor tersier. Optimisme terhadap kegiatan usaha ke depan juga tercermin dari prakiraan investasi dan penggunaan tenaga kerja yang meningkat pada triwulan IV 2019.  (001)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *