Ketua Komisi III DPRD Berau, H.Saga’. (foto dokumen)

TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA–Persoalan abrasi pantai Pulau Derawan yang terus terjadi dan mengkhawatirkan masyarakat, ditindaklanjuti oleh Komisi III DPRD Berau, dengan menyampaikan hal tersebut ke Dinas PUPR Kaltim. Dalam pertemuan dengan PUPR Kaltim menyebut solusinya menurap bibir pantai Pulau Derawan.

“Alhamdulillah, apa yang kami usulkan untuk masalah abrasi pantai Pulau Derawan ini sudah ditanggapi oleh DPUPR Kaltim. Mudahan nanti 2021 mulai dilakukan perencanaan oleh DPUPR Provinsi untuk pembangunan turapnya,” jelas Ketua Komisi III DPRD Berau H.Saga’ dihubungi Minggu (20/9/2020) siang.

Untuk mengetahui seberapa panjang bibir pantai yang akan diturap, tim dari instansi teknis akan turun ke lapangan untuk selanjutnyaa dibuat perencanaan. Dan dari DPRD sendiri meminta agar penanganan abrasi ini dilakukan secepatnya. Terlebih karena Pulau Derawan adalah salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Berau.

“Kami meminta PU Provinsi yang memiliki kewenangan dapat mengutus timnya untuk turun ke lapangan, guna melihat secara langsung kondisi abrasi yang terjadi di Pulau Derawan. Kami juga tidak ingin untuk penanganan abrasi ini jadi berlarut-larut. Selain karena merupakan salah satu objek destinasi wisata, masyarakat juga khawatir lantaran abrasi semakin mendekati pemukiman warga,” ujarnya.

Ditegaskan oleh Saga’ kondisi abrasi dari tahun ke tahun semakin jelas terlihat. Dirinya juga mengingatkan agar soal abrasi pantai jangan sampai diabaikan, karena dapat membuat susut daratan, bahkan hilang.

“Jangan sampai abai dengan hal ini karena pariwisata ini telah menjadi industri. Tidak hanya menjadi sumber pendapatan negara, tetapi juga menghidupkan perekonomian rakyat. Wisata Pulau Derawan bisa menjadi penggerak ekonomi Kaltim, yang akan menggantikan dominasi ekonomi sektor tambang batubara dan migas,” tutupnya. (mel/adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *